WhatsApp Icon
Isu Dana Zakat Dipakai MBG, BAZNAS RI Tegaskan Seluruhnya Disalurkan Sesuai Syariah Islam

Isu dana zakat yang disebut-sebut digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian beredar luas di media sosial dan menimbulkan beragam persepsi di tengah masyarakat.

Merespons hal tersebut, BAZNAS RI melalui Pimpinan Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki ketentuan syariah yang jelas serta tidak dapat dialihkan untuk program di luar peruntukan yang telah ditetapkan dalam Islam.

Ia menjelaskan bahwa zakat merupakan amanah umat yang pengelolaannya terikat pada hukum syariah. Karena itu, setiap rupiah dana ZIS yang dihimpun wajib disalurkan kepada kelompok penerima yang telah ditentukan, yakni delapan golongan asnaf sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.

Ketentuan tersebut menjadi dasar utama dalam tata kelola zakat di BAZNAS, mulai dari proses penghimpunan hingga pendistribusian. Seluruh program yang dijalankan BAZNAS dipastikan berada dalam koridor syariah dan tidak keluar dari tujuan utama zakat, yaitu membantu fakir miskin serta kelompok rentan lainnya.

Rizaludin menegaskan, secara sistem dan sumber pendanaan, pengelolaan zakat berbeda dengan program Makan Bergizi Gratis. Program MBG merupakan kebijakan pemerintah yang dibiayai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari kepercayaan masyarakat yang penggunaannya dibatasi secara ketat oleh ketentuan agama.

Oleh karena itu, isu yang menyebutkan adanya penggunaan dana zakat untuk program MBG dipastikan tidak benar. BAZNAS memastikan bahwa dana ZIS tidak dialokasikan untuk program yang tidak termasuk dalam kategori asnaf.

Dalam pengelolaannya, BAZNAS juga berpedoman pada prinsip 3A, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip ini menjadi rambu agar pengelolaan zakat tidak hanya sah secara agama, tetapi juga taat hukum dan mendukung kepentingan nasional.

Lebih lanjut, dana ZIS yang dihimpun BAZNAS disalurkan melalui berbagai program yang berfokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan ekonomi umat, serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS pun mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan dana zakat. Informasi yang tidak akurat berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengurangi kepercayaan publik.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, BAZNAS secara rutin menyusun laporan keuangan dan program yang diaudit serta dipublikasikan secara terbuka melalui kanal resmi lembaga.

24/02/2026 | Kontributor: Admin
Sambut Bulan Suci, RSB Kota Bogor Gelar "SELTER OJEK SEHAT" untuk Persiapan Fisik driver

BOGOR – Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan, Rumah Sehat Baznas (RSB) Kota Bogor meluncurkan program pelayanan kesehatan khusus bertajuk "SELTER OJEK SEHAT". Dengan semangat "Ramadan Sehat, Ojek Semangat", giat ini bertujuan untuk membekali para pengemudi ojek dengan kondisi fisik yang optimal sebelum memasuki masa ibadah puasa.

Program ini didasari oleh kesadaran bahwa tantangan fisik bagi para pengemudi ojek akan meningkat selama Ramadan, mulai dari perubahan jam tidur hingga pola makan.  Melalui posko ini, RSB Kota Bogor hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan deteksi dini dan edukasi kesehatan.

Fokus Layanan Jelang Ramadan:

1. Skrining Kesehatan Pra-Puasa: Pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah untuk memastikan kesiapan tubuh menjalankan puasa.

2. Edukasi "Manajemen Stamina": Konsultasi langsung dengan tim medis mengenai nutrisi yang tepat saat sahur agar tidak mudah lemas saat menarik penumpang.

3. Cek Kebugaran: Pemeriksaan fisik ringan untuk mendeteksi potensi kelelahan kronis sebelum lonjakan pesanan di bulan Ramadan.

"Persiapan fisik yang matang adalah kunci ibadah Ramadan yang lancar. Melalui SELTER OJEK SEHAT ini, kami ingin memastikan para pejuang jalanan kita tidak 'tumbang' di awal puasa karena kurangnya persiapan kesehatan," ungkap Ketua Baznas Kota Bogor, Subhan Murtadla, S.Ag, M.E

Komitmen Pelayanan

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk nyata pengabdian RSB Kota Bogor kepada masyarakat, khususnya sektor pekerja transportasi yang menjadi urat nadi mobilitas warga Bogor. 

Dengan tubuh yang bugar, diharapkan para pengemudi dapat menjalankan ibadah puasa sekaligus tetap produktif mengais rezeki dengan aman dan nyaman.

10/02/2026 | Kontributor: Admin
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Kota Bogor Siap Sulap 50 Warung Tradisional Jadi ZMart Modern

BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor terus memperkuat komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, BAZNAS Kota Bogor menargetkan program ZMart bagi 50 pelaku usaha mikro di wilayah Kota Bogor guna meningkatkan daya saing warung tradisional di tengah gempuran ritel modern.

Program ZMart merupakan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warung milik mustahik (penerima zakat) sehingga dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui program ini, warung kecil yang semula dikelola secara sederhana akan direvitalisasi, baik dari sisi tampilan fisik, manajemen stok, hingga sistem keuangan.

Wakil ketua 2 BAZNAS Kota Bogor Hussen As Soleh , S.Ag, M.E menyatakan bahwa pemilihan 50 penerima manfaat ini dilakukan melalui proses kurasi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

"Kami tidak hanya memberikan modal atau sekadar mempercantik tampilan warung. Fokus utama kami adalah pendampingan. Para pemilik warung akan dibekali pelatihan manajemen ritel agar mereka bisa bersaing dengan pasar modern," ujarnya dalam sosialisasi program baru-baru ini.

Tiga Pilar Utama Program ZMart Bogor:

1. Revitalisasi Fisik: Pemberian identitas (branding) ZMart, perbaikan rak, dan penataan ruang agar lebih bersih dan menarik bagi pelanggan.

2. Dukungan Modal Kerja: Penyediaan stok barang dagangan yang berkualitas dengan harga bersaing.

3. Pendampingan Berkelanjutan: Edukasi mengenai pencatatan keuangan digital dan strategi pemasaran untuk menarik lebih banyak pembeli di sekitar lokasi.

Mendorong Digitalisasi UMKM Di era digital ini, 50 titik ZMart tersebut nantinya diharapkan mulai mengadopsi sistem pembayaran non-tunai. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bogor untuk menjadikan Bogor sebagai Smart City yang ramah terhadap pelaku usaha kecil.

Melalui kemitraan dengan Aksesmu, BAZNAS Kota Bogor memastikan 50 pemilik warung ini mendapatkan dukungan rantai pasok (supply chain) yang mumpuni. Aksesmu hadir sebagai solusi digital untuk mengatasi kendala utama warung kecil, yaitu akses terhadap barang dagangan yang murah dan mudah.

Dengan adanya 50 titik ZMart yang tersebar di berbagai kelurahan, BAZNAS Kota Bogor berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang nyata. Zakat yang disalurkan oleh para muzaki (pembayar zakat) kini bertransformasi menjadi aset produktif yang mampu mengubah mustahik menjadi muzaki di masa depan.

"Harapannya, warung-warung ini menjadi pusat ekonomi di lingkungannya masing-masing. Jika ekonomi warga dari bawah kuat, maka kemandirian umat akan lebih cepat tercapai," tutupnya.

04/02/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Kota Bogor, tetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah 1447H/2026M

BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor resmi menetapkan besaran zakat fitrah untuk wilayah Kota Bogor tahun 1447 H / 2026 M sebesar Rp45.000 per jiwa. Keputusan ini diambil untuk memberikan kepastian bagi umat Muslim dalam menunaikan kewajiban di bulan suci Ramadan.

Ketetapan tersebut diputuskan melalui hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bogor, Kementerian Agama Kota Bogor, serta MUI Kota Bogor. Angka Rp45.000 ini merupakan hasil konversi dari kewajiban zakat fitrah sebesar 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras per jiwa yang disesuaikan dengan fluktuasi harga beras kualitas premium di pasar saat ini.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla S.Ag, M.E, menyampaikan bahwa penyesuaian nilai uang ini dilakukan agar pendistribusian zakat kepada para mustahik (penerima zakat) tetap memiliki nilai manfaat yang setara dengan kebutuhan pokok saat ini.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menunaikan zakat fitrah lebih awal melalui unit pengumpul zakat (UPZ) resmi Baznas terdekat atau langsung melalui kanal digital BAZNAS, agar pendistribusiannya kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan bisa lebih maksimal dan tepat waktu," ujarnya.

Selain zakat fitrah, BAZNAS Kota Bogor juga tetap melayani pembayaran Zakat Mal, Infak, dan Sedekah. Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui berbagai program unggulan, mulai dari bantuan pangan, kesehatan, hingga beasiswa pendidikan bagi keluarga prasejahtera di 6 kecamatan se-Kota Bogor.

Bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajibannya, kantor layanan BAZNAS Kota Bogor tetap terbuka selama jam operasional Ramadan, didukung dengan layanan jemput zakat untuk memudahkan para muzzaki.

Selain zakat fitrah, BAZNAS juga memberikan panduan bagi umat Muslim yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa karena uzur syar'i (seperti sakit menahun atau lansia) untuk menunaikan fidyah.

"Untuk fidyah, kami tetapkan minimal Rp15.000 per hari untuk satu orang yang diberi makan. Nominal ini merupakan batas minimum untuk memenuhi kebutuhan makan satu porsi layak bagi saudara kita yang membutuhkan," ujar subhan

03/02/2026 | Kontributor: Admin
Peringati HUT ke-25, BAZNAS Kota Bogor Gelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran

BOGOR, 17 Januari 2026 – Memperingati seperempat abad pengabdian dalam mengelola jembatan kebaikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menyelenggarakan kegiatan Khotmil Qur’an dan Tasyakuran dalam rangka HUT BAZNAS ke-25. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Bogor ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan Amil (pelaksana) dengan penuh kekhidmatan.

Sejalan dengan visi nasional, peringatan tahun ini mengusung tema "BAZNAS Tahun 2026: Zakat Menguatkan Indonesia". Tema ini merefleksikan tekad BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen utama dalam memperkokoh ketahanan ekonomi, sosial, dan spiritual bangsa.

Spirit Qur’ani dalam Mengelola Zakat

Agenda utama Khotmil Qur’an dipimpin langsung oleh para pimpinan BAZNAS Kota Bogor dan diikuti oleh seluruh staf. Lantunan ayat suci Al-Qur'an ini dimaksudkan sebagai bentuk syukur sekaligus permohonan keberkahan agar pengelolaan zakat di Kota Bogor selalu berjalan di atas prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

"Di usia ke-25 tahun ini, kami ingin mengawali momentum perubahan dengan kedekatan terhadap Al-Qur'an. Kami percaya bahwa kekuatan spiritual adalah fondasi utama bagi para Amil untuk melayani muzaki dan mustahik dengan integritas tinggi. Zakat bukan sekadar angka, tapi tentang menguatkan martabat manusia dan bangsa," ujar Ketua BAZNAS Kota Bogor dalam sambutannya.

25 Tahun Melayani: Refleksi dan Transformasi

Acara tasyakuran ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama untuk kemajuan Kota Bogor. Dalam refleksi 25 tahun ini, BAZNAS Kota Bogor menekankan beberapa poin krusial untuk masa depan:

  • Transformasi Digital: Mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui ekosistem digital.

  • Penguatan Ekonomi: Fokus pada program pemberdayaan ekonomi produktif untuk memandirikan mustahik.

  • Insentif Pajak: Mengingatkan kembali sesuai PMK No. 114 Tahun 2025, bahwa zakat yang dibayarkan melalui BAZNAS dapat menjadi pengurang penghasilan bruto (pengurang pajak) bagi individu maupun korporasi.

Ajakan Kolaborasi untuk Perusahaan

Melalui momentum milad ini, BAZNAS Kota Bogor juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi sektor swasta dan lembaga di Bogor untuk menyalurkan Zakat Perusahaan maupun dana CSR. Dengan dukungan legalitas dari pemerintah, kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan di Kota Bogor.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama perusahaan-perusahaan di Kota Bogor, untuk bersinergi. Bersama-sama kita buktikan bahwa zakat benar-benar mampu menguatkan Indonesia dari berbagai lini," pungkasnya.

21/01/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

BAZNAS RI Bersama MySkill Gelar Pelatihan Inkubasi Pemasaran Digital Ramadhan untuk UMKM
BAZNAS RI Bersama MySkill Gelar Pelatihan Inkubasi Pemasaran Digital Ramadhan untuk UMKM
Badan Amil Zakat (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan MySkill untuk menyelenggarakan program Pelatihan Pemasaran Digital bagi UMKM yang tergabung dalam binaan BAZNAS, guna meningkatkan daya saing bisnis mereka selama bulan Ramadhan. Program ini diikuti oleh 200 peserta mustahik dari berbagai wilayah, serta masyarakat umum yang turut serta dalam pelatihan yang diselenggarakan melalui platform Zoom, BAZNAS TV, dan platform pelatihan lainnya, dengan target total 2.000 penerima manfaat. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Saidah Sakwan, M.A turut hadir dalam acara pembukaan dan memberikan sambutan kepada para peserta yang akan mengikuti program ini. "Terima kasih kepada seluruh pelaku UMKM di Indonesia dan mitra kami hari ini, MySkill. Semoga bulan Ramadhan ini membawa keberkahan dan kita semua dapat terus berusaha meningkatkan bisnis kita, mengingat tanggung jawab besar yang harus kita laksanakan," ujar Saidah dalam waktu dekat ini. Dalam sambutannya, Saidah menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memberikan akses yang lebih luas kepada UMKM agar produk dan layanan mereka dapat lebih mudah diakses oleh pasar yang lebih besar. "Saya yakin program ini sangat relevan untuk mendukung UMKM. Selain menyediakan modal, kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan agar tujuan optimalisasi penjualan di bulan Ramadhan bisa tercapai lebih cepat," jelas Saidah. Pelatihan dan inkubasi ini akan berlangsung setiap pekan mulai 6 Maret 2025 hingga 20 Maret 2025, dan terbagi dalam lima sesi yang berfokus pada Pemasaran Digital dan Editing Konten; Strategi Media Sosial dan Konten; Optimalisasi Marketplace; Iklan Berbayar dan Analytics; serta Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan melalui Affiliate Marketing. "Bersama MySkill, kami percaya bahwa mereka memiliki pengalaman yang tepat untuk membawa teman-teman UMKM ke dalam ekosistem digital yang berkembang pesat," kata Saidah. Melalui pelatihan ini, Saidah berharap para UMKM akan memperoleh pengetahuan yang berguna dan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk memanfaatkan peluang pasar digital yang tersedia. "Saya berharap seluruh peserta UMKM dapat mengikuti program ini dengan baik dan berhasil meningkatkan penjualan mereka. Harapan utama kami adalah agar program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para peserta, serta mewujudkan visi BAZNAS dalam mensejahterakan umat," tutup Saidah.
BERITA12/03/2025 | Kontributor: Zharfan Zahir Editor: ayu
Petani Binaan BAZNAS di Karawang Siapkan Beras Zakat Fitrah Berkualitas
Petani Binaan BAZNAS di Karawang Siapkan Beras Zakat Fitrah Berkualitas
Petani binaan BAZNAS di Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tengah bersiap memenuhi kebutuhan beras untuk program Zakat Fitrah. Dengan penuh semangat, mereka melakukan proses panen dan pengolahan beras guna memastikan kualitas terbaik sebelum didistribusikan kepada mustahik. Proses produksi beras dilakukan dengan gotong royong, mulai dari pemanenan, penjemuran, hingga pengemasan. Langkah ini dilakukan agar beras yang dihasilkan memenuhi standar kelayakan untuk dikonsumsi dan membawa manfaat bagi penerima zakat. Melalui program Lumbung Pangan, BAZNAS berupaya meningkatkan kesejahteraan petani binaan dengan memberikan pendampingan dan akses pasar yang lebih luas. Program ini tidak hanya memastikan ketersediaan beras zakat fitrah berkualitas, tetapi juga mendorong petani untuk semakin mandiri secara ekonomi. Dengan adanya program ini, diharapkan para petani binaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. BAZNAS akan terus berkomitmen dalam mendukung pemberdayaan sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan umat.
BERITA11/03/2025 | 25. Kontributor: Izar Editor: YMK
Koperasi Lumbung Pangan Sukabumi Kirim 3.200 Karung Beras Zakat Fitrah ke BAZNAS RI
Koperasi Lumbung Pangan Sukabumi Kirim 3.200 Karung Beras Zakat Fitrah ke BAZNAS RI
Koperasi Lumbung Pangan Sukabumi Kirim 3.200 Karung Beras Zakat Fitrah ke BAZNAS RI Koperasi Lumbung Pangan Sukabumi kirim 3.200 karung atau 16.000 kg beras zakat fitrah ke BAZNAS RI. Kegiatan pengiriman ini menggunakan dua armada truk, dengan waktu keberangkatan jam 00.00 WIB dari Sukabumi dan tiba di BAZNAS RI jam 08.00 WIB. Beras zakat fitrah di packing lagi menggunakan karung kemasan 50 kg, hal ini untuk mempermudah pengangkutan. Di lokasi pengiriman paket beras zakat fitrah diterima langsung oleh staf Divisi Kemanusian yaitu Bapak Abdul, setelah dilakukan pengecekan secara bersama jumlah barang sesuai dengan berita acara serah barang. #BadanAmilZakatNasional #CahayaZakat#Keajaiban MuzakidanMustahik#InovasiBerkaryaUntukUmat
BERITA09/03/2025 | 72. Kontributor: HArist Editor: NOV
Zakat Perusahaan sebagai Pengurang Penghasilan Wajib Pajak
Zakat Perusahaan sebagai Pengurang Penghasilan Wajib Pajak
Menurut Ijtima’ Majelis Ulama Indonesia (MUI) Komisi Fatwa Se Indonesia ke-7 Tentang Fikih Kontemporer memaparkan bahwa zakat perusahaan merupakan zakat yang wajib dikeluarkan atas hasil usaha yang telah memenuhi ketentuan zakat yakni telah mencapai nisab (batas minimal zakat) sebesar 85 gram emas dan telah mencapai haul (satu tahun). Menunaikan zakat perusahaan merupakan bukti ketaatan dan ketaqwaan kepada Allah SWT juga bentuk rasa syukur atas nikmat diberikannya keuntungan dari hasil usaha. Landasan kewajiban menunaikan zakat perusahaan dilihat dari keumuman ayat qur’an tentang perintah zakat yakni pada Qur’an Surah At-Taubah ayat 103 dan Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 267 yang berarti : "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka” (Q.S At-Taubah : 103). “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untukmu…” (Q.S Al-Baqarah : 267). Adapun jika dilihat dari perspektif perundangan, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat menyebutkan bahwa perusahaan merupakan muzakki atau subjek zakat. Selain itu, Zakat Perusahaan juga diatur dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019. Menunaikan zakat perusahaan dapat membawa manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, yakni membantu mengurangi kemiskinan serta memberikan masa depan yang lebih berkah bagi perusahaan dan seluruh karyawan yang bekerja di dalamnya. Selain itu, zakat perusahaan juga dapat menjadi pengurang penghasilan kena wajib pajak. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2010 serta Peraturan Menteri Keuangan No 254 Tahun 2010 bahwasanya zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto meliputi zakat atas penghasilan yang dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi, dan atau oleh wajib pajak badan dalam negeri kepada Badan Amil Zakat Nasional atau Lembaga Amil Zakat yang disahkan oleh pemerintah dapat dikurangkan dari penghasilan bruto yang bersangkutan. Sehingganya penunaian zakat perusahaan selain merupakan kewajiban yang harus ditunaikan juga dapat bermanfaat pada perencanaan pajak (tax planning) perusahaan melalui penunaian zakat sebagai pengurang penghasilan kena wajib pajak. Sebaiknya zakat yang ditunaikan dibayar melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga resmi yang diakui oleh pemerintah.
BERITA07/03/2025 | Admin
BAZNAS Fasilitasi Bukti Setor Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak
BAZNAS Fasilitasi Bukti Setor Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak
Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan unsur zakat bisa menjadi salah satu keringanan pajak (tax relief) dalam pemungutan Pajak Penghasilan (PPh). Sehingga zakat yang dibayarkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dapat dijadikan sebagai pengurang pajak. Zakat dapat sebagai pengurang pajak penghasilan diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 2010 tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto. Ketentuan mengenai zakat jadi pengurang zakat juga termaktub dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Ketentuan zakat pengurang pajak juga disebutkan pada UU No. 36 Tahun 2008 Perubahan Keempat atas UU No. 7/1983 tentang Pajak Penghasilan, pada Pasal 4 ayat (3) huruf a 1 berbunyi: “Yang dikecualikan dari objek pajak adalah bantuan atau sumbangan, termasuk zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yang diterima oleh penerima zakat yang berhak atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk dan disahkan oleh pemerintah dan yang diterima oleh penerima sumbangan yang berhak, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.” Kemudian pada pasal 9 ayat (1) huruf G, berbunyi: “Untuk menentukan besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap tidak boleh dikurangkan dengan harta yang dihibahkan, bantuan atau sumbangan, dan warisan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b, kecuali sumbangan sebagai mana dimaksud dalam pasal 6 ayat (1) huruf 1 sampai dengan huruf m serta zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah.” dengan membayar zakat di BAZNAS Kota Bogor, buksti setor zakat yang didapat bisa menjadi pengurang pajak
BERITA07/03/2025 | Admin
BAZNAS Maksimalkan Program Pendistribusian untuk Kesejahteraan Mustahik di Ramadhan 2025
BAZNAS Maksimalkan Program Pendistribusian untuk Kesejahteraan Mustahik di Ramadhan 2025
BAZNAS RI terus berupaya meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan mengoptimalkan program pendistribusian selama Ramadhan 2025. Untuk mencapai tujuan tersebut, BAZNAS menghadirkan 16 program unggulan yang mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, dakwah, kemanusiaan, dan kebencanaan. Komitmen ini disampaikan dalam forum pengajian dan diskusi yang diselenggarakan Pusdiklat BAZNAS RI secara daring, dengan tema "Rencana Pendistribusian Nasional di Bulan Ramadhan". Acara tersebut menghadirkan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., serta Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, M.d., NLP. Dalam kesempatan itu, Prof. Nadra berharap program-program pendistribusian ini bisa diadopsi oleh BAZNAS di berbagai daerah agar manfaatnya lebih luas dan dirasakan oleh lebih banyak penerima. "Kita ingin pendistribusian ini diketahui oleh teman-teman di provinsi dan kabupaten/kota, sehingga bisa diikuti dan memberikan dampak yang lebih besar. Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho Allah SWT," ujar Prof. Nadra. Sementara itu, Ahmad Fikri menjelaskan bahwa 16 program unggulan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai divisi di Direktorat Pendistribusian BAZNAS RI. "Program Ramadhan Direktorat Pendistribusian mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, dakwah, hingga kemanusiaan dan kebencanaan. Total seluruhnya ada 16 program," jelasnya. Adapun 16 program utama Ramadhan 2025 meliputi: Training Smart Ramadhan Masjid/Mushola Berseri Imam Muda Ramadhan Pesantren 1.500 Kaum Marjinal Pesantren 1.000 Cahaya Ramadhan Hidangan Berkah Ramadhan (HBR) Dapur Sehat Ramadhan Paket Ramadhan Bahagia Zakat Fitrah RLHB Ramadhan (Sebelum Bulan Ramadhan) Ramadhan Sehat Bercahaya (RSB) Vaksinasi Jelang Ramadhan - Mata Sehat Bercahaya Tetap Siaga di Ramadhan (BGS) Mudik Gratis dan Posko Mudik Ahmad Fikri menegaskan bahwa program-program ini akan menyasar mustahik di seluruh Indonesia dengan total target penerima manfaat mencapai 356.659 jiwa. "Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka selama Ramadhan," ujarnya. Sebagai lembaga pengelola zakat resmi, BAZNAS terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di bulan penuh berkah ini. "Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan kepedulian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berbagi melalui BAZNAS, agar lebih banyak saudara kita yang dapat merasakan berkah Ramadhan ini," tutup Fikri.
BERITA06/03/2025 | Kontributor: Nadia Nur Fadilah Editor: MAS
Baznas Bersama Petani di Lumbung Pangan Purbalingga
Baznas Bersama Petani di Lumbung Pangan Purbalingga
Para petani Lumbung Pangan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, tetap semangat menjalankan aktivitas budidaya tanaman padi selama bulan Ramadhan 1446 H. Dalam hal ini, penanaman padi terus dilakukan dengan perhatian penuh untuk menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan baik dan subur. Salah satu petani bernama Munarto, melakukan penyiangan untuk menghambat pertumbuhan gulma yang dapat mengganggu tanaman padi. Penyiangan ini juga bertujuan untuk mengurangi serangan tikus yang biasanya datang karena adanya tanaman liar di lahan. Petani lainnya bernama Sudianto, juga melakukan penyiangan pada tanaman padi yang sudah berusia 40 HST. Selain itu, Sudianto juga memasang orang-orangan sawah untuk menakut-nakuti burung, tikus, dan binatang lainnya yang bisa merusak tanaman padi. Petani perempuan, Yatimah melakukan pemupukan NPK untuk merangsang pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman padi, sehingga perbanyakan rumpun dan perkembangan malai tanaman padi bisa berjalan dengan baik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam membantu petani di Purbalingga, Jawa Tengah, agar bisa terus berkembang dan memberikan hasil yang optimal, meski di tengah suasana bulan Ramadhan. #CahayaZakat #KeajaibanBagiMuzakiDanMustahik
BERITA06/03/2025 | Editor: Ayu Untuk : bogor
Gerai Zakat Ramadhan BAZNAS Berikan Layanan Kemudahan Zakat Infak Sedekah
Gerai Zakat Ramadhan BAZNAS Berikan Layanan Kemudahan Zakat Infak Sedekah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menghadirkan layanan Gerai Zakat Ramadhan yang tersebar di 10 titik untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Selain membuka Gerai Zakat Ramadhan, BAZNAS Kota Bogor juga menyediakan layanan penyaluran zakat secara online, cukup mengikuti tautan yang tertera, lalu mengisi formulir yang telah disediakan. Klik tautan berikut: kotabogor.baznas.go.id/bayarzakat Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bogor Bidang Pengumpulan, Subhan Murtadla, S.Ag, M.E, dalam keterangannya di Bogor, Selasa (04/3/2025) menyampaikan, BAZNAS Kota Bogor berupaya memperluas akses bagi masyarakat untuk menyalurkan Zakat Infak Sedekah dengan lebih praktis dan transparan. “Gerai Zakat tidak hanya sekadar tempat untuk menyalurkan zakat, namun juga menjadi wahana untuk edukasi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan umat Islam,” ujar Subhan. “Kami berharap, dengan adanya Gerai Zakat ini, semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menunaikan kewajiban zakatnya di bulan Ramadhan serta lebih memahami urgensi dan manfaat dari praktik berzakat,” katanya. Gerai Zakat Ramadhan BAZNAS merupakan sebuah tempat untuk memfasilitasi muzaki dalam membayar zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, kami juga menerima konsultasi perhitungan zakat untuk membantu muzaki menghitung jumlah zakat mereka (yang harus dibayarkan). Adapun 11 lokasi Gerai Zakat Ramadhan ini berada di sejumlah pusat perbelanjaan yaitu ADA Swalayan, Depan MAN 2 Bogor, Blok F Pasar Anyar, RSUD Kota Bogor, Disdukcapil Kota Bogor, Kantor Imigrasi Kota Bogor, Pasar Jambu Dua, Botanica Cimahpar Bogor, Botanica Cimahpar, dan Kantor Pengadilan Kota Bogor, dan Mal pelayanan publik (MPP) Kota Bogor
BERITA05/03/2025 | Admin
Taraweh keliling, Baznas Kota Bogor salurkan bantuan untuk masjid
Taraweh keliling, Baznas Kota Bogor salurkan bantuan untuk masjid
Dalam rangka kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang digelar bersama Pemerintah Kota Bogor, Badan Amil Zakat Nasional Kota Bogor tergabung dalam tim 1 yang didalamnya terdapat Walikota Bogor, Wakil Walikota Bogor, Ketua DPRD, dan jajaran forkopimda lainnya. Hari pertama Taraweh Keliling pada hari senin 03/03/25, yang menjadi Lokasi tarling berjumlah 3 masjid, Ketiga masjid tersebut yaitu masjid al-Barokah babakan lebak, masjid jami Nurul Huda Sukamulya, masjid Al-Huda pulo Empang. Pada program pemerintah kota tersebut BAZNAS Kota Bogor memberikan bantuan berupa sembako sebanyak 15 paket untuk marbot Masjid dan bantuan uang untuk keperluan masjid sebanyak Rp.25.000.000 dari pemerintah kota Bogor, untuk kegiatan imaroh keagamaan, pembangunan idaroh, dan adimintrasi kemesjidan ri'ayah. Wakil Ketua IV Baznas Kota Bogor Hussen As Soleh, mengatakan, setiap tahun, khusus pada bulan ramadan, pihaknya selalu mengadakan program bantuan untuk masjid ini. “Kegiatan Tarling dilaksanakan setiap tahun dan Baznas selalu ikut serta untuk berkontribusi dalam kegiatan ini. Setiap tahun kami selalu ikut, tahun ini kami memberikan 15 paket sembako dengan nominal per Pcs Rp. 200.000,-” tutur Hussen As Soleh. Hussen As Soleh mengaku, program Tarling yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bogor sangat bermanfaat. Menurutnya, kegiatan ini selain sebagai media menyerap aspirasi masyarakat oleh pemerintah, juga menanamkan rasa kedekatan antara masyarakat ulama dengan pemimpinnya umaro sekaligus dalam rangka melihat aktivitas keagamaan dilingkungan masyarakat agar tercipta suasana yg kondusif dan religius. Baznas Kota Bogor berharap walikota Bogor yang baru Bapak Dedie A Rachim dapat menyerap aspirasi masyarakat terutama di lingkungan masjid karena kegiatan spiritual memerlukan fasilitas yang menunjang dan memadai. Di Lokasi berbeda Wakil Ketua III BAZNAS Kota Bogor Romdoni mengatakan “kami mendukung program tarling ini karena menjadi ajang silaturahmi antara warga dengan kepala daerah dan menciptakan kedekatan, Harapannya nanti persoalan-persoalan sosial yang ada dilingkungan dapat terselesaikan dengan baik, tercipta sinergitas yang kondusif dalam suasana masyarakat yang religius, sehingga pembangunan yg dilakukan dapat terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan masyrakat." ujarnya
BERITA04/03/2025 | Admin
Fayetri Kelola Keterbatasan Bahan di Pasar untuk Tingkatkan Produksi Kelompok Tahfiz ZCD BAZNAS
Fayetri Kelola Keterbatasan Bahan di Pasar untuk Tingkatkan Produksi Kelompok Tahfiz ZCD BAZNAS
Wan Rita Fayetri, pelaku UMKM dari Kelompok Tahfuz ZCD di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, dikenal sebagai sosok yang pantang menyerah dan kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Awalnya, ia memproduksi rendang tongkol yang sangat diminati masyarakat setempat. Namun, karena ketersediaan bahan baku yang semakin sulit didapatkan, ia sementara waktu beralih memproduksi berbagai jenis kue serta nasi kebuli. Saat ini, Wan Rita memproduksi nasi kebuli dalam dua ukuran, yaitu ukuran besar seharga Rp50.000 per porsi dan ukuran sedang seharga Rp40.000 per porsi. Beberapa waktu lalu, ia memproduksi 30 porsi ukuran besar dan 15 porsi ukuran sedang. Semua pesanan langsung diantar kepada pelanggan, bahkan beberapa berasal dari pulau lain. Dari hasil penjualan hari itu, total pendapatan yang diperoleh mencapai Rp2.100.000. Dalam kesehariannya, Wan Rita terus berinovasi dengan memproduksi berbagai jenis makanan sesuai dengan bahan baku yang tersedia di pasaran. Namun, ia juga menghadapi tantangan berupa kenaikan harga beberapa komoditas utama, seperti santan, serta kelangkaan ikan. Untuk mengatasi hal ini, ia memilih mengurangi ukuran porsi daripada menaikkan harga produk, karena khawatir pelanggan akan beralih. Selain itu, ia juga memilih memproduksi makanan yang bahan bakunya lebih mudah didapatkan. Wan Rita berharap musim angin kencang segera berakhir agar ketersediaan bahan baku kembali normal dengan harga yang lebih stabil. Ia juga telah mengkomunikasikan permasalahan kelangkaan santan kepada pendamping program untuk mencari solusi yang memungkinkan, sehingga ia dapat kembali memproduksi makanan secara rutin seperti sebelumnya. Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS terus berupaya memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM seperti Wan Rita agar mereka dapat terus berkembang dan bertahan menghadapi berbagai tantangan. Dengan dukungan dan inovasi yang berkelanjutan, diharapkan usaha yang dijalankan para mustahik semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
BERITA03/03/2025 | Kontributor: Izar Editor: YMK
Berkah Barokah Farm, Binaan Balai Ternak BAZNAS di Muntilan Sukses Kelola Peternakan Domba
Berkah Barokah Farm, Binaan Balai Ternak BAZNAS di Muntilan Sukses Kelola Peternakan Domba
Kelompok Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, terus menunjukkan keseriusan dalam beternak domba. Dengan jumlah ternak mencapai 135 ekor, mereka berupaya menjaga kesehatan dan produktivitas domba melalui perawatan yang telaten. Perawatan yang dilakukan meliputi pemberian vitamin secara rutin serta penyediaan pakan berkualitas tinggi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan domba tumbuh sehat dan memiliki nilai jual yang baik. Selain itu, kebersihan kandang juga menjadi perhatian utama guna menghindari penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan ternak. Dengan sistem perawatan yang optimal, Berkah Barokah Farm mampu menjaga kualitas domba sehingga memberikan hasil yang menguntungkan bagi para peternaknya. Komitmen dan ketekunan dalam merawat ternak ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok peternak lain yang ingin mengembangkan usaha serupa. Keberhasilan Berkah Barokah Farm tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS yang turut membantu dalam pengembangan usaha peternakan ini. Dengan pengelolaan yang baik, peternakan domba ini diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
BERITA02/03/2025 | Kontributor: YASYFA Editor: Mas
Gelar Bimtek UPZ Sekolah SD dan SMP, BAZNAS Kota Bogor tumbuhkan kesadaran zakat sejak dini
Gelar Bimtek UPZ Sekolah SD dan SMP, BAZNAS Kota Bogor tumbuhkan kesadaran zakat sejak dini
Bogor - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menggelar bimbingan teknis pengumpulan zakat bagi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) sekolah se-Kota Bogor, Selasa 24/02/2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Bogor dihadiri 2 Pimpinan BAZNAS Kota Bogor yaitu Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bogor Subhan Murtadla, S.Ag, M.E. dan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bogor Moh Nurdat Ilhamsyah, S.Pd, serta hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor Kepala Bidang sekolah Dasar Ibu Rini Mulyani, M.Pd Bimbingan teknis yang diikuti 50 lebih perwakilan UPZ Sekolah se-Kota Bogor tersebut merupakan program divisi penghimpunan untuk memaksimalkan pengumpulan dan pengelolaan zakat fitrah di UPZ Sekolah pada saat bulan Ramadhan, dan merupakan program tahunan divisi penghimpunan. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sudah terbentuk dan sudah berjalan sesuai prosedur dan syariat sehingga keberhasilan ini harus terus ditingkatkan lagi, ungkap Subhan Murtadla, S.Ag, M.E Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bogor. “Baznas tidak akan besar tanpa upz, upz adalah sarana perpanjang tangan baznas dalam sosialisasi dan edukasi di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. siswa siswi yg di ajarkan membayar zakat fitrah dan infak disekolah akan menjadi pendidikan krakter. yang kedua upz bukan hanya mengumpulkan tapi juga bisa mendistribusikan di lingkungan sekolah” hadir pada kegiatan tersebut kabid Sekolah Dasar Rini Mulyani, M.Pd, beliau mengatakan apresiasi kepada baznas kota bogor yang telah menginisiasi program ini, selain bisa mengajarkan kepada siswa siswi tentang zakat fitrah infak sedekah juga mengajarkan pengelolaan yang baik secara regulasi dan syar’i kepada UPZ , dari sisi pengumpulan dan pendistribusiannya. Selain UPZ BAZNAS Kota Bogor juga membuka gerai-gerai di 20 titik strategis di Kota Bogor hal tersebut diharapkan dapat memudahkan Masyarakat dalam menunaikan Zakat, Infak Sedekah serta mengoptimalkan penghimpunan dana ZIS di Kota Bogor
BERITA25/02/2025 | Admin
BAZNAS Kota Bogor distribusikan 9000 paket makanan bergizi dan Susu vitamin Ibu Hamil
BAZNAS Kota Bogor distribusikan 9000 paket makanan bergizi dan Susu vitamin Ibu Hamil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor bersinergi dengan Rumah Sehat BAZNAS dalam membantu penanganan stunting di Kota Bogor. Sinergi yang dilakukan adalah menyalurkan 100 paket makanan bergizi selama 3 bulan di 7 kelurahan Kota Bogor, diantaranya kelurahan Sukasari , Kelurahan Sindangrasa, Kelurahan Baranangsiang, Kelurahan Mulyaharja, Kelurahan paledang, Kelurahan Babakan, dan Kelurahan Balumbangjaya. Program tersebut menyasar penerima manfaat yakni kelurga resiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. "BAZNAS Kota Bogor sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan mustahik sangat memberi perhatian lebih kepada masalah stunting ini. Pencegahan stunting sangat penting demi menunjang perbaikan gizi generasi penerus bangsa. Maka, selama 3 bulan dari desember 2024 hingga maret 2025 BAZNAS Kota Bogor menyalurkan total sebanyak 9000 paket produk makanan bergizi kepada lokasi yang berisiko tinggi stunting," ujar Moh Nurdat Ilhamsyah,S.Pd. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bogor. Nurdat melanjutkan, BAZNAS Kota Bogor sebagai stakeholder pemerintahan, turut seirama dalam menjalankan program pemerintah, seperti menurunkan Tingkat kemiskinan dan menyejahterakan mustahik, termasuk dari sisi Kesehatan. BAZNAS Kota Bogor berkomitmen turut mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia tahun 2025, demi mencapai generasi yang unggul demi kemajuan bangsa. Selain Paket Makanan Bergizi BAZNAS Kota Bogor pun menyalurkan susu dan vitamin bagi 100 ibu hamil, bantuan tersebut diberikan seminggu sekali berupa 1 dus susu dan 1 Pcs Vitamin. Program Stunting ini merupakan salah satu model atau kegiatan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS.
BERITA25/02/2025 | Admin
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
BAZNAS RI terus berupaya meningkatkan layanan bagi muzaki guna memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pelayanan yang lebih baik. Berbagai inovasi berbasis teknologi dan komunikasi telah diterapkan BAZNAS, terutama menjelang Ramadhan, demi menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Saat ini, BAZNAS memiliki teknologi layanan yang terintegrasi, termasuk teknologi transaksi melalui website BAZNAS, pembayaran online, payment gateway, e-commerce, hingga charity platform. Selain itu, terdapat juga teknologi pencatatan registrasi melalui SIMBA serta teknologi berbasis percakapan untuk memudahkan komunikasi dengan muzaki. Hal ini dibahas dalam acara Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman bertema "Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki melalui Layanan Prima" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV beberapa waktu lalu. Acara ini menghadirkan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan bahwa tugas amil zakat merupakan kelanjutan dari risalah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para muzaki menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat. "Kepercayaan muzaki harus dijaga dengan pelayanan terbaik. Mereka perlu mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan merasa bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar dikelola secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Nadratuzzaman. Ia juga menekankan pentingnya syiar zakat kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi dan literasi zakat harus semakin digencarkan agar masyarakat lebih memahami peran zakat dalam membantu sesama serta dampaknya terhadap kesejahteraan umat. Lebih lanjut, Nadratuzzaman menyatakan bahwa keberhasilan penggalangan dana zakat sangat bergantung pada efektivitas komunikasi dan literasi yang diberikan kepada publik. Oleh karena itu, BAZNAS RI terus meningkatkan edukasi melalui berbagai kanal digital dan layanan interaktif. "Tujuan kami adalah menciptakan sistem zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat. Layanan prima adalah kunci," tambahnya. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menambahkan bahwa BAZNAS telah mengembangkan berbagai saluran pembayaran ZIS dan DSKL yang terintegrasi secara digital. "Sistem pembayaran yang mudah dan terpadu dengan pengalaman donatur memastikan transaksi lebih cepat, aman, dan nyaman dalam membangun loyalitas muzaki," jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Layanan Muzaki, D. Retno Damayanti, menyebut bahwa paradigma pelayanan kini berorientasi pada Muzaki Experience, yang mencakup Seamless Interaction, Data-Driven Service, Muzaki Loyalty, dan Service Development. "BAZNAS menghadirkan kalkulator zakat yang user-friendly, robot zakat, dan layanan konsultasi berbasis teknologi untuk mempermudah muzaki," katanya. Ia menambahkan bahwa layanan prima BAZNAS tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mengedepankan interaksi yang lebih humanis dengan muzaki. Setiap petugas dilatih untuk memberikan informasi yang transparan dan responsif. "Kami memastikan setiap transaksi segera diproses dan diinformasikan kepada muzaki. Dengan sistem ini, kepercayaan mereka terhadap BAZNAS akan semakin kuat," ujarnya.
BERITA25/02/2025 | Kontributor : Azzam Editor : NOV
BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, Salurkan 7.911 Paket Pangan Ramadhan
BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, Salurkan 7.911 Paket Pangan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menyalurkan bantuan paket pangan Ramadhan 1446 H sebanyak 7.911 paket. Bantuan ini berasal dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, lembaga kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Paket pangan tersebut akan didistribusikan ke 40 kabupaten/kota yang berada di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, kecap manis, saus, garam, dan gula. Acara penyerahan dan pelepasan bantuan ini berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini didanai sepenuhnya oleh King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA; Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Mr. Faisal Abdullah Al-Amudi; perwakilan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief), Abdul Rahman Al Zaben dan Ghazi Alanazi; Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag; Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI, Dr. Drs. Pepen Nazaruddin, M.Si, QGIA; serta Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI, Siti Nugraha Mauludiah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan oleh KSrelief ini merupakan bagian dari program tahunan yang sudah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. "Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di dunia, khususnya umat Islam di Indonesia. Pada bulan ini, secara rutin BAZNAS menerima bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre untuk disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Penyaluran bantuan ini merupakan program tahun ke-3," ujar Kiai Noor. Ia juga menekankan bahwa bantuan berupa paket pangan seberat 29 kg per keluarga ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. "Dengan menyebarkan paket-paket bantuan kepada 7.911 keluarga, kita tidak hanya memberikan makanan atau barang-barang pokok semata, tetapi kita juga memberikan harapan, cinta, dan kehangatan dalam setiap paketnya," ujar dia. Kiai Noor berharap kerja sama antara BAZNAS dan KSrelief dapat semakin diperluas, tidak hanya dalam bidang kemanusiaan, tetapi juga di sektor ekonomi, pendidikan, dan lainnya. "BAZNAS siap untuk meningkatkan kerja sama yang lebih luas dengan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre di segala bidang, tidak hanya dalam kemanusiaan saja, tetapi juga ekonomi, pendidikan, dan lain-lain," kata dia. Sebagai bentuk apresiasi, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat Indonesia. "Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kami kepada Kerajaan Saudi Arabia, khususnya King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Semoga Allah selalu menjaga Raja Salman, Kerajaan Saudi Arabia, dan seluruh penduduknya. Amin," ucap Kiai Noor. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari arahan langsung Raja Salman bin Abdulaziz dan Pangeran Muhammad bin Salman. "Bantuan kemanusiaan ini merupakan arahan dan instruksi langsung dari yang mulia Raja Salman bin Abdul Aziz dan Pangeran Muhammed bin Salman dengan berkoordinasi melalui BAZNAS. Ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat muslim Indonesia khususnya, dan masyarakat muslim dunia secara umum," kata dia. Ia menambahkan bahwa bantuan ini mencerminkan peran aktif Kerajaan Arab Saudi dalam aksi kemanusiaan. "Bantuan ini merupakan bukti nyata peran yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi dalam masalah kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat muslim Indonesia yang membutuhkan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, dan semoga kedua bangsa ini terus diberikan kemajuan dan kemakmuran," ucap dia. Turut hadir dalam acara ini Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, Lc, M.A, CFRM; Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc; serta Deputi II BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta dan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA24/02/2025 | Kontributor: Amat Setiawan Editor: YMK
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief bagi Warga Kampung Pemulung di Pondok Labu
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief bagi Warga Kampung Pemulung di Pondok Labu
Sebanyak 7.911 paket bantuan pangan yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merupakan bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Pemulung Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Bantuan yang didanai oleh KSrelief ini berisi berbagai bahan pangan pokok, seperti beras, minyak goreng, mie instan, kecap manis, saus, garam, sarden, dan gula. Bantuan ini akan disalurkan ke empat provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin antara BAZNAS dan KSrelief. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KSrelief atas kepeduliannya terhadap masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan, saat kebutuhan pangan meningkat. BAZNAS berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat sasaran, salah satunya bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu, Cilandak,” ujarnya. Kiai Noor menambahkan bahwa pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri. "Bantuan dari KSrelief ini merupakan bukti nyata solidaritas internasional dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadhan. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat," jelas Kiai Noor. "Dengan adanya dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Kiai Noor mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk turut berbagi kepada mereka yang membutuhkan. "Langkah kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Kiai Noor. "Bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” lanjutnya. Masyarakat penerima manfaat di Kampung Pemulung Pondok Labu menyambut baik bantuan tersebut. Inem (60), seorang penjual keripik singkong, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan sembako yang diterimanya. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk persiapan sahur dan buka puasa Ramadhan nanti," ujar Inem. "Terima kasih kepada Raja Salman dan BAZNAS, semoga bantuan ini membawa berkah bagi semua," tambahnya. King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) merupakan lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Sejak berdiri, KSrelief telah memberikan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
BERITA22/02/2025 | Kontributor : NOVA Editor : AYU
BAZNAS Kota Bogor Gelar Vaksinasi Influenza untuk imam, marbot dan petugas masjid
BAZNAS Kota Bogor Gelar Vaksinasi Influenza untuk imam, marbot dan petugas masjid
Bogor, [21/02/2025] - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menggelar vaksinasi influenza untuk Imam, marbot dan petugas masjid Kota Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesehatan marbot menjelang bulan suci ramadhan, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit influenza. Vaksinasi influenza ini dilaksanakan di aula kantor BAZNAS Kota Bogor. Kegiatan ini bekerja sama dengan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) dengan tujuan untuk melindungi kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh imam, marbot dan petugas masjid, serta mencegah risiko penyakit menular. "alhamdulillah hari ini kami melaksanakan program vaksin influenza gratis, sesuai harapan target kami 50 orang marbot masjid, Kami berharap vaksinasi influenza ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit influenza," kata Moh Nurdat Ilhamsyah, S.Pd, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bogor. Vaksinasi influenza ini diberikan secara gratis kepada marbot masjid yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. BAZNAS Kota Bogor juga menyediakan fasilitas kesehatan lainnya, seperti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.
BERITA21/02/2025 | Admin
BAZNAS Kota Bogor Siapkan relawan terbaik untuk Ramadhan 1446H
BAZNAS Kota Bogor Siapkan relawan terbaik untuk Ramadhan 1446H
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor terus memperkuat perannya dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) selama bulan suci Ramadhan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Duta Zakat Ramadhan 1446 H, yang bertujuan merekrut relawan zakat terbaik untuk mendukung berbagai kegiatan Penghimpunan, Pendistribusian dan edukasi zakat di masyarakat. BAZNAS Kota Bogor menggelar sesi wawancara bagi para calon Duta Zakat Ramadhan di Plaza Masjid Raya, areal Kantor BAZNAS Kota Bogor. Puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, aktivis sosial, hingga santri, mengikuti proses seleksi yang mencakup aspek pemahaman zakat, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi. Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S. Ag, ME menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan Penghimpunan Pengumpulan ZIS dan membantu distribusi zakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. "Kami ingin memastikan bahwa para Duta Zakat Ramadhan adalah mereka yang memiliki semangat kepedulian sosial tinggi dan mampu menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengedukasi masyarakat. Oleh karena itu, seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan wawancara ini," ujarnya. Selain wawancara, para peserta nantinya akan mendapatkan pelatihan intensif sebelum resmi diangkat sebagai Duta Zakat Ramadhan. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik layanan zakat BAZNAS Kota Bogor untuk membantu penerimaan dan pendistribusian zakat fitrah, zakat maal, serta infaq dan sedekah dari masyarakat. "Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Bogor berharap dapat meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat secara lebih optimal, sekaligus menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap kesejahteraan umat melalui gerakan zakat" Pungkasnya #CahayaZakat #DutaZakatRamadhan #BAZNASKotaBogor #RamadhanBerbagi
BERITA20/02/2025 | Admin
Dibantu BAZNAS, Mbah Maryono Berjuang Hasilkan Domba Kurban Berkualitas
Dibantu BAZNAS, Mbah Maryono Berjuang Hasilkan Domba Kurban Berkualitas
Semangat tak mengenal usia bagi Mbah Maryono, anggota Kelompok Ternak Berkah Cerme binaan BAZNAS di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa' Yogyakarta (DIY). Meski telah lanjut usia, beliau tetap gigih merawat ternaknya. Setiap hari, Mbah Maryono berjalan kaki selama 30 menit untuk mencari rumput atau ngarit karena tidak bisa mengendarai sepeda motor. Dedikasi ini menunjukkan betapa besarnya tekadnya dalam mengelola ternak demi keberlangsungan hidupnya. Saat ini, Mbah Maryono memelihara tujuh ekor domba yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk domba bakalan jantan yang ia harapkan bisa memenuhi standar kurban BAZNAS. “Saya berharap nanti tiga ekor domba jantan bisa masuk spek kurban BAZNAS, supaya bisa saya tukar dengan indukan yang lebih besar dan prospek untuk dikawinkan dengan pejantan doorper,” ujar Mbah Maryono dengan penuh harap. Program Balai Ternak BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga membina mereka agar dapat menghasilkan ternak berkualitas untuk kebutuhan kurban. Dengan pendampingan intensif, diharapkan para peternak binaan seperti Mbah Maryono dapat terus berkembang dan memperoleh manfaat lebih besar dari usaha ternaknya.
BERITA18/02/2025 | Kontributor: Fikri Editor: YMK
BAZNAS RI dan RS Palestina Sepakati Bantuan Kesehatan Senilai Rp2 Miliar
BAZNAS RI dan RS Palestina Sepakati Bantuan Kesehatan Senilai Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rumah Sakit Palestina/Palestine Red Crescent Society (PRCS) di Mesir untuk penyaluran bantuan kemanusiaan senilai Rp2 miliar guna mendukung layanan kesehatan bagi masyarakat Palestina. PRCS merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran penting dalam menyediakan layanan medis, bantuan darurat, dan ambulans bagi warga di Tepi Barat serta Jalur Gaza. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di kantor PRCS di Kairo, Mesir, sebagai wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan fasilitas kesehatan bagi warga Palestina yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Ketua Satgas Palestina M. Iman Damara, serta Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan. Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, Lc, MA., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari solidaritas umat Islam Indonesia dalam membantu masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. "BAZNAS RI terus berusaha hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Program ini merupakan bagian dari Program Membasuh Luka Palestina, yang menyalurkan bantuan alat kesehatan guna meningkatkan fasilitas RS Palestina di Mesir," ujar Subhan dalam pernyataan tertulis di Kairo, Mesir, baru-baru ini. Subhan menjelaskan bahwa bantuan yang akan disalurkan tahun 2025 mencakup Peningkatan Lab Departemen dan Bedah Laparoskopi RS Palestina di Mesir. Bantuan tersebut berupa Penyediaan Sistem Endoskopi, Alat Analisa Kimia, Kulkas Bank Darah, Lemari Penyimpanan, Freezer Plasma, serta alat tes Hemoglobin A1HBC. "Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan layanan medis bagi warga Palestina yang berada di Mesir, terutama mereka yang terdampak konflik," ujar dia. Lebih lanjut, Subhan Cholid menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada bantuan alat kesehatan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS dalam memperkuat diplomasi kemanusiaan melalui zakat. "Kami percaya zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas global. BAZNAS RI akan terus mengembangkan program kemanusiaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun internasional. Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemanusiaan dunia," kata dia. Sementara itu, Direktur RS Palestina Kairo, Muhammad Ramadhan, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan ini. Alat-alat kesehatan yang akan diterima tentunya akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kami, terutama mereka yang terdampak konflik," ucap dia. Bantuan ini merupakan kelanjutan dari BAZNAS International Forum (BIF) yang dilaksanakan pada November 2024, yang menegaskan peran aktif BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Ke depan, BAZNAS akan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.
BERITA17/02/2025 | Kontributor: Yasyfa Editor: YMK
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat