WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Bogor catat, 15.257 Hewan Kurban yang disembelih, Perputaran Ekonomi Capai Rp115 Miliar

BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor secara resmi telah merampungkan pendataan hewan kurban pada perayaan Iduladha tahun ini. Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dihimpun dari enam kecamatan di wilayah Kota Bogor, tercatat jumlah hewan kurban mencapai 12.097 ekor domba/kambing dan 3.160 ekor sapi.

Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, menyampaikan bahwa pendataan ini merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi kurban di masyarakat, meskipun angka tersebut berada di luar neraca atau diluar pengelolaan langsung BAZNAS Kota Bogor.

"Pencatatan ini kami lakukan sebagai bentuk transparansi dan upaya memotret sejauh mana potensi ekonomi umat dalam ibadah kurban. Jika kita mengonversikan jumlah tersebut ke dalam nilai rupiah, maka perputaran ekonomi dari sektor kurban di Kota Bogor sangat luar biasa," ujar Subhan dalam keterangannya.

Subhan merinci perhitungan tersebut berdasarkan harga rata-rata yang berlaku di lapangan. Untuk 12.097 ekor domba/kambing dengan asumsi harga rata-rata Rp3 juta per ekor, nilainya mencapai Rp36 miliar. Sementara itu, untuk 3.160 ekor sapi dengan asumsi harga rata-rata Rp25 juta per ekor, nilainya mencapai Rp79 miliar.

"Jika ditotal secara keseluruhan, potensi ekonomi dari pencatatan hewan kurban di luar neraca BAZNAS Kota Bogor ini mencapai angka Rp115 miliar. Ini adalah angka yang sangat fantastis dan menunjukkan besarnya semangat berbagi serta kepedulian sosial masyarakat Kota Bogor melalui momentum Idul adha," tambahnya.

Ia menegaskan bahwa data ini menjadi indikator positif tingkat kesadaran masyarakat dalam berkurban yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, besarnya nilai ekonomi ini mencerminkan betapa kuatnya potensi filantropi Islam dalam membantu pemerataan gizi masyarakat melalui penyaluran daging kurban yang merata hingga ke pelosok kecamatan.

BAZNAS Kota Bogor sendiri mengadakan festival kurban yang diadakan di RW 2 Lembur sawah, Mulyaharha, Bogor Selatan Kota Bogor, dengan memotong 49 ekor kambing, dan dibagikan kepada 250 orang wilayah sekitar dan 240 kepada masjid yang mengajukan sebelumnya kepada baznas kota bogor.

"Kami mengapresiasi seluruh masyarakat dan petugas kecamatan yang telah kooperatif dalam proses pendataan ini. Semoga semangat berkurban ini dapat terus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga di Kota Bogor," pungkasnya.

02/06/2026 | Kontributor: Admin
Semangat Berbagi Tak Pernah Surut, BAZNAS Kota Bogor Potong 49 ekor Domba, Salurkan 490 Paket Kurban

Semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat Kota Bogor kembali terasa hangat pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui Festival Kurban 2026, Badan Amil Zakat Nasional Kota Bogor menyalurkan sebanyak 490 paket daging kurban kepada masyarakat di kawasan Lembur Sawah, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (28/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kebun Sayur Segar Baiturrahim tersebut merupakan pelaksanaan Festival Kurban BAZNAS Kota Bogor yang keempat kalinya digelar secara konsisten. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang dihimpun mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebanyak 49 ekor kambing dipotong dan didistribusikan dalam bentuk paket daging kurban kepada masyarakat penerima manfaat. Dari total distribusi tersebut, sebanyak 250 paket disalurkan langsung kepada warga Lembur Sawah Mulyaharja, sementara 240 paket lainnya didistribusikan melalui masjid-masjid yang sebelumnya mengajukan permohonan bantuan.

Selain membagikan daging kurban yang spesial dari kegiatan Festival Kurban ini juga memberiman masakan berupa Nasi Kebuli yang dimasak langsung oleh Indonesia Chef Asociation ( ICA ) Bogor Raya.

Suasana penuh kebersamaan tampak sejak pagi hari. Warga dengan antusias mengikuti rangkaian kegiatan, sementara para relawan dan panitia bahu-membahu memastikan proses pemotongan hingga pendistribusian berjalan tertib dan lancar.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh unsur Forkopimda Kota Bogor, di antaranya Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, jajaran Polresta Bogor Kota, Kodim 0606 Kota Bogor, serta perwakilan Kejaksaan.

Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasinya atas konsistensi BAZNAS Kota Bogor dalam menghadirkan manfaat kurban bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan Kota Bogor.

“Tahun ini BAZNAS memotong 49 ekor kambing di wilayah Lembur Sawah. Jika dibandingkan dengan tahun lalu yang berada di angka 30-an ekor, ini merupakan sebuah peningkatan yang nyata,” ujarnya.

Menurut Dedie, meningkatnya jumlah hewan kurban menjadi indikator bahwa nilai kepedulian sosial masyarakat Kota Bogor tetap tumbuh kuat di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

“Hal yang patut kita syukuri bukan sekadar angkanya, melainkan konsistensi dan bukti konkret bahwa masyarakat masih menaruh kepedulian yang sangat besar serta rasa kasih sayang yang tinggi terhadap sesama,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, secara keseluruhan jumlah hewan kurban di Kota Bogor pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 15.800 ekor, baik sapi maupun kambing.

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Bogor, Subhan Murtadla, menjelaskan bahwa Festival Kurban merupakan program sosial keagamaan tahunan, yang terus dijaga keberlangsungannya karena memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah penyelenggaraan yang keempat kalinya. Sejak pukul 07.00 WIB, tim di lapangan sudah mulai melakukan pemotongan terhadap 49 ekor kambing,” kata Subhan.

Ia berharap, meningkatnya jumlah hewan kurban tahun ini dapat menjadi sinyal positif terhadap tumbuhnya kesadaran spiritual masyarakat sekaligus optimisme dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini.

“Melalui Festival Kurban ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan, memperkuat semangat gotong royong, dan memastikan manfaat kurban benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

29/05/2026 | Kontributor: Admin
Tingkatkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Kota Bogor Pantau Langsung Perwakilan Peserta dalam Pelatihan Z-Auto

DEPOK – Wakil Ketua BAZNAS Kota Bogor Hussen As Soleh, S.Ag, M.E meninjau langsung para peserta perwakilan Kota Bogor yang mengikuti Pelatihan Z-Auto di Depok, Jawa Barat. Program ini merupakan Program Baznas RI yang di sebar di beberapa Kota diantaranya Kota Bogor dalam bidang pendayagunaan ekonomi umat.

 

Kehadiran pimpinan BAZNAS Kota Bogor di lokasi pelatihan bertujuan untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan bahwa para peserta asal Kota Bogor dapat menyerap ilmu teknis dan manajemen bengkel secara maksimal.

 

Program Z-Auto sendiri merupakan inisiatif pemberdayaan bagi mustahik yang memiliki usaha bengkel motor agar dapat berkembang menjadi usaha yang lebih profesional dan mandiri.

 

?"Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa perwakilan dari Kota Bogor mendapatkan pelatihan terbaik. Kami berharap, sekembalinya mereka dari pelatihan ini, usaha bengkel yang mereka jalankan bisa naik kelas, baik dari sisi pelayanan maupun manajemen keuangan," ujar Hussen As Soleh, S.Ag, M.E, Wakil Ketua II & IV Baznas Kota Bogor di sela-sela peninjauan.

 

Beliau juga menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bantuan modal, melainkan investasi sumber daya manusia. Dengan sinergi bersama BAZNAS RI, peserta diberikan akses terhadap pengetahuan otomotif terkini serta pendampingan usaha yang berkelanjutan.

 

?Dalam pantauannya, para peserta asal Kota Bogor terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari praktik bongkar pasang komponen hingga strategi pemasaran digital untuk bengkel kecil. 

 

BAZNAS Kota Bogor berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan para penerima manfaat ini hingga mereka mampu mandiri dan diharapkan dapat menjadi muzaki di masa depan.

 

?Program Z-Auto menjadi salah satu pilar penting dalam upaya BAZNAS Kota Bogor mengentaskan kemiskinan melalui jalur kewirausahaan. Melalui pelatihan yang terstandarisasi ini, diharapkan standar layanan bengkel Z-Auto di Kota Bogor dapat bersaing dengan bengkel-bengkel modern lainnya.

07/05/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Kota Bogor Salurkan Santunan bagi Keluarga Korban Turab Roboh di Pasirjaya, Bogor Barat

BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor bergerak cepat memberikan respon kemanusiaan dengan menyalurkan santunan kepada keluarga korban musibah turab roboh di Kelurahan PasirJaya.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Bogor sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah.

?korban Widya (24) meninggal dunia setelah turab di lingkungan sekitar roboh menimpanya. Insiden ini dipicu oleh struktur tanah yang tergerus aliran air akibat intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor belakangan ini.

?Ketua BAZNAS Kota Bogor hadir langsung di kediaman ahli waris untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

?"Kami atas nama keluarga besar BAZNAS Kota Bogor mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini," ujar Ketua BAZNAS Kota Bogor saat menyerahkan santunan.

?Selain memberikan dukungan moril dan materil, pihak BAZNAS juga mengingatkan masyarakat Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang sedang tidak menentu.

?Mengingat curah hujan yang tinggi, warga diimbau memperhatikan kondisi infrastruktur di sekitar rumah, terutama tembok pembatas atau lereng yang rawan tergerus air.

?Melaporkan segera jika melihat adanya retakan tanah atau struktur bangunan yang mulai miring akibat aliran air hujan.

?Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban di masa sulit ini. 

BAZNAS Kota Bogor berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam program kemanusiaan maupun respon darurat bencana di wilayah Kota Bogor.

06/05/2026 | Kontributor: Admin
BAZNAS Kota Bogor Lunasi Biaya Sekolah Siswi SMP Tunas Insani

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan di Kota Hujan. Melalui program Bogor Cerdas, BAZNAS Kota Bogor resmi menyalurkan bantuan pelunasan tunggakan biaya sekolah bagi seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sempat terancam terkendala mengikuti ujian akibat faktor ekonomi keluarga.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Bogor kepada pihak sekolah dan wali murid yang bersangkutan. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas laporan adanya warga yang mengalami kesulitan finansial untuk memenuhi kewajiban administrasi pendidikan.

Pendidikan Sebagai Prioritas Utama

Ketua BAZNAS Kota Bogor menyatakan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam memutus rantai kemiskinan. Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi siswa dalam belajar.

"Kami tidak ingin ada anak-anak di Kota Bogor yang putus sekolah atau terganggu psikologisnya hanya karena masalah biaya. Zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan muzakki melalui BAZNAS kami kembalikan untuk memastikan masa depan mereka tetap terjaga," ujarnya.

Rincian Bantuan dan Dampak

Bantuan yang disalurkan mencakup pelunasan biaya SPP dan administrasi lainnya yang selama ini menunggak. Dengan lunasnya biaya tersebut, siswi yang bersangkutan kini dapat kembali fokus menempuh pendidikan tanpa beban administrasi.

Apresiasi dari Keluarga dan Sekolah

Orang tua siswi penerima manfaat menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bantuan ini. Selama ini, mereka mengaku kesulitan membagi penghasilan harian yang sangat terbatas untuk kebutuhan pokok dan biaya sekolah yang terus menumpuk.

Pihak sekolah juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kota Bogor atas sinergi yang terjalin dengan dunia pendidikan. Pihak sekolah berharap program seperti ini terus berlanjut guna menjangkau siswa-siswa lain yang berada dalam kondisi serupa.

28/04/2026 | Kontributor: Admin

Berita Terbaru

Fayetri Kelola Keterbatasan Bahan di Pasar untuk Tingkatkan Produksi Kelompok Tahfiz ZCD BAZNAS
Fayetri Kelola Keterbatasan Bahan di Pasar untuk Tingkatkan Produksi Kelompok Tahfiz ZCD BAZNAS
Wan Rita Fayetri, pelaku UMKM dari Kelompok Tahfuz ZCD di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, dikenal sebagai sosok yang pantang menyerah dan kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Awalnya, ia memproduksi rendang tongkol yang sangat diminati masyarakat setempat. Namun, karena ketersediaan bahan baku yang semakin sulit didapatkan, ia sementara waktu beralih memproduksi berbagai jenis kue serta nasi kebuli. Saat ini, Wan Rita memproduksi nasi kebuli dalam dua ukuran, yaitu ukuran besar seharga Rp50.000 per porsi dan ukuran sedang seharga Rp40.000 per porsi. Beberapa waktu lalu, ia memproduksi 30 porsi ukuran besar dan 15 porsi ukuran sedang. Semua pesanan langsung diantar kepada pelanggan, bahkan beberapa berasal dari pulau lain. Dari hasil penjualan hari itu, total pendapatan yang diperoleh mencapai Rp2.100.000. Dalam kesehariannya, Wan Rita terus berinovasi dengan memproduksi berbagai jenis makanan sesuai dengan bahan baku yang tersedia di pasaran. Namun, ia juga menghadapi tantangan berupa kenaikan harga beberapa komoditas utama, seperti santan, serta kelangkaan ikan. Untuk mengatasi hal ini, ia memilih mengurangi ukuran porsi daripada menaikkan harga produk, karena khawatir pelanggan akan beralih. Selain itu, ia juga memilih memproduksi makanan yang bahan bakunya lebih mudah didapatkan. Wan Rita berharap musim angin kencang segera berakhir agar ketersediaan bahan baku kembali normal dengan harga yang lebih stabil. Ia juga telah mengkomunikasikan permasalahan kelangkaan santan kepada pendamping program untuk mencari solusi yang memungkinkan, sehingga ia dapat kembali memproduksi makanan secara rutin seperti sebelumnya. Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS terus berupaya memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM seperti Wan Rita agar mereka dapat terus berkembang dan bertahan menghadapi berbagai tantangan. Dengan dukungan dan inovasi yang berkelanjutan, diharapkan usaha yang dijalankan para mustahik semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
BERITA03/03/2025 | Kontributor: Izar Editor: YMK
Berkah Barokah Farm, Binaan Balai Ternak BAZNAS di Muntilan Sukses Kelola Peternakan Domba
Berkah Barokah Farm, Binaan Balai Ternak BAZNAS di Muntilan Sukses Kelola Peternakan Domba
Kelompok Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, terus menunjukkan keseriusan dalam beternak domba. Dengan jumlah ternak mencapai 135 ekor, mereka berupaya menjaga kesehatan dan produktivitas domba melalui perawatan yang telaten. Perawatan yang dilakukan meliputi pemberian vitamin secara rutin serta penyediaan pakan berkualitas tinggi. Langkah ini bertujuan untuk memastikan domba tumbuh sehat dan memiliki nilai jual yang baik. Selain itu, kebersihan kandang juga menjadi perhatian utama guna menghindari penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan ternak. Dengan sistem perawatan yang optimal, Berkah Barokah Farm mampu menjaga kualitas domba sehingga memberikan hasil yang menguntungkan bagi para peternaknya. Komitmen dan ketekunan dalam merawat ternak ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok peternak lain yang ingin mengembangkan usaha serupa. Keberhasilan Berkah Barokah Farm tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk BAZNAS yang turut membantu dalam pengembangan usaha peternakan ini. Dengan pengelolaan yang baik, peternakan domba ini diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
BERITA02/03/2025 | Kontributor: YASYFA Editor: Mas
Gelar Bimtek UPZ Sekolah SD dan SMP, BAZNAS Kota Bogor tumbuhkan kesadaran zakat sejak dini
Gelar Bimtek UPZ Sekolah SD dan SMP, BAZNAS Kota Bogor tumbuhkan kesadaran zakat sejak dini
Bogor - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menggelar bimbingan teknis pengumpulan zakat bagi Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) sekolah se-Kota Bogor, Selasa 24/02/2025. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Bogor dihadiri 2 Pimpinan BAZNAS Kota Bogor yaitu Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bogor Subhan Murtadla, S.Ag, M.E. dan Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bogor Moh Nurdat Ilhamsyah, S.Pd, serta hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bogor Kepala Bidang sekolah Dasar Ibu Rini Mulyani, M.Pd Bimbingan teknis yang diikuti 50 lebih perwakilan UPZ Sekolah se-Kota Bogor tersebut merupakan program divisi penghimpunan untuk memaksimalkan pengumpulan dan pengelolaan zakat fitrah di UPZ Sekolah pada saat bulan Ramadhan, dan merupakan program tahunan divisi penghimpunan. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sudah terbentuk dan sudah berjalan sesuai prosedur dan syariat sehingga keberhasilan ini harus terus ditingkatkan lagi, ungkap Subhan Murtadla, S.Ag, M.E Wakil Ketua I BAZNAS Kota Bogor. “Baznas tidak akan besar tanpa upz, upz adalah sarana perpanjang tangan baznas dalam sosialisasi dan edukasi di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. siswa siswi yg di ajarkan membayar zakat fitrah dan infak disekolah akan menjadi pendidikan krakter. yang kedua upz bukan hanya mengumpulkan tapi juga bisa mendistribusikan di lingkungan sekolah” hadir pada kegiatan tersebut kabid Sekolah Dasar Rini Mulyani, M.Pd, beliau mengatakan apresiasi kepada baznas kota bogor yang telah menginisiasi program ini, selain bisa mengajarkan kepada siswa siswi tentang zakat fitrah infak sedekah juga mengajarkan pengelolaan yang baik secara regulasi dan syar’i kepada UPZ , dari sisi pengumpulan dan pendistribusiannya. Selain UPZ BAZNAS Kota Bogor juga membuka gerai-gerai di 20 titik strategis di Kota Bogor hal tersebut diharapkan dapat memudahkan Masyarakat dalam menunaikan Zakat, Infak Sedekah serta mengoptimalkan penghimpunan dana ZIS di Kota Bogor
BERITA25/02/2025 | Admin
BAZNAS Kota Bogor distribusikan 9000 paket makanan bergizi dan Susu vitamin Ibu Hamil
BAZNAS Kota Bogor distribusikan 9000 paket makanan bergizi dan Susu vitamin Ibu Hamil
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor bersinergi dengan Rumah Sehat BAZNAS dalam membantu penanganan stunting di Kota Bogor. Sinergi yang dilakukan adalah menyalurkan 100 paket makanan bergizi selama 3 bulan di 7 kelurahan Kota Bogor, diantaranya kelurahan Sukasari , Kelurahan Sindangrasa, Kelurahan Baranangsiang, Kelurahan Mulyaharja, Kelurahan paledang, Kelurahan Babakan, dan Kelurahan Balumbangjaya. Program tersebut menyasar penerima manfaat yakni kelurga resiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. "BAZNAS Kota Bogor sebagai lembaga yang berfokus pada kesejahteraan mustahik sangat memberi perhatian lebih kepada masalah stunting ini. Pencegahan stunting sangat penting demi menunjang perbaikan gizi generasi penerus bangsa. Maka, selama 3 bulan dari desember 2024 hingga maret 2025 BAZNAS Kota Bogor menyalurkan total sebanyak 9000 paket produk makanan bergizi kepada lokasi yang berisiko tinggi stunting," ujar Moh Nurdat Ilhamsyah,S.Pd. Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bogor. Nurdat melanjutkan, BAZNAS Kota Bogor sebagai stakeholder pemerintahan, turut seirama dalam menjalankan program pemerintah, seperti menurunkan Tingkat kemiskinan dan menyejahterakan mustahik, termasuk dari sisi Kesehatan. BAZNAS Kota Bogor berkomitmen turut mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia tahun 2025, demi mencapai generasi yang unggul demi kemajuan bangsa. Selain Paket Makanan Bergizi BAZNAS Kota Bogor pun menyalurkan susu dan vitamin bagi 100 ibu hamil, bantuan tersebut diberikan seminggu sekali berupa 1 dus susu dan 1 Pcs Vitamin. Program Stunting ini merupakan salah satu model atau kegiatan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan para muzaki melalui BAZNAS.
BERITA25/02/2025 | Admin
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
Optimalkan Penghimpunan, BAZNAS RI Tingkatkan Layanan ZIS bagi Muzaki
BAZNAS RI terus berupaya meningkatkan layanan bagi muzaki guna memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pelayanan yang lebih baik. Berbagai inovasi berbasis teknologi dan komunikasi telah diterapkan BAZNAS, terutama menjelang Ramadhan, demi menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Saat ini, BAZNAS memiliki teknologi layanan yang terintegrasi, termasuk teknologi transaksi melalui website BAZNAS, pembayaran online, payment gateway, e-commerce, hingga charity platform. Selain itu, terdapat juga teknologi pencatatan registrasi melalui SIMBA serta teknologi berbasis percakapan untuk memudahkan komunikasi dengan muzaki. Hal ini dibahas dalam acara Pengajian Berbagi Ilmu Berbagi Pengalaman bertema "Memelihara Hubungan Baik dengan Muzaki melalui Layanan Prima" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV beberapa waktu lalu. Acara ini menghadirkan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Layanan Muzaki D. Retno Damayanti. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., menegaskan bahwa tugas amil zakat merupakan kelanjutan dari risalah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan para muzaki menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat. "Kepercayaan muzaki harus dijaga dengan pelayanan terbaik. Mereka perlu mendapatkan pengalaman yang memuaskan dan merasa bahwa dana yang mereka salurkan benar-benar dikelola secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Nadratuzzaman. Ia juga menekankan pentingnya syiar zakat kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi dan literasi zakat harus semakin digencarkan agar masyarakat lebih memahami peran zakat dalam membantu sesama serta dampaknya terhadap kesejahteraan umat. Lebih lanjut, Nadratuzzaman menyatakan bahwa keberhasilan penggalangan dana zakat sangat bergantung pada efektivitas komunikasi dan literasi yang diberikan kepada publik. Oleh karena itu, BAZNAS RI terus meningkatkan edukasi melalui berbagai kanal digital dan layanan interaktif. "Tujuan kami adalah menciptakan sistem zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat. Layanan prima adalah kunci," tambahnya. Sementara itu, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi BAZNAS RI, Rulli Kurniawan, menambahkan bahwa BAZNAS telah mengembangkan berbagai saluran pembayaran ZIS dan DSKL yang terintegrasi secara digital. "Sistem pembayaran yang mudah dan terpadu dengan pengalaman donatur memastikan transaksi lebih cepat, aman, dan nyaman dalam membangun loyalitas muzaki," jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Layanan Muzaki, D. Retno Damayanti, menyebut bahwa paradigma pelayanan kini berorientasi pada Muzaki Experience, yang mencakup Seamless Interaction, Data-Driven Service, Muzaki Loyalty, dan Service Development. "BAZNAS menghadirkan kalkulator zakat yang user-friendly, robot zakat, dan layanan konsultasi berbasis teknologi untuk mempermudah muzaki," katanya. Ia menambahkan bahwa layanan prima BAZNAS tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga mengedepankan interaksi yang lebih humanis dengan muzaki. Setiap petugas dilatih untuk memberikan informasi yang transparan dan responsif. "Kami memastikan setiap transaksi segera diproses dan diinformasikan kepada muzaki. Dengan sistem ini, kepercayaan mereka terhadap BAZNAS akan semakin kuat," ujarnya.
BERITA25/02/2025 | Kontributor : Azzam Editor : NOV
BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, Salurkan 7.911 Paket Pangan Ramadhan
BAZNAS dan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, Salurkan 7.911 Paket Pangan Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menyalurkan bantuan paket pangan Ramadhan 1446 H sebanyak 7.911 paket. Bantuan ini berasal dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre, lembaga kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Paket pangan tersebut akan didistribusikan ke 40 kabupaten/kota yang berada di Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, sarden, kecap manis, saus, garam, dan gula. Acara penyerahan dan pelepasan bantuan ini berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini didanai sepenuhnya oleh King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA; Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Mr. Faisal Abdullah Al-Amudi; perwakilan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief), Abdul Rahman Al Zaben dan Ghazi Alanazi; Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag; Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kemensos RI, Dr. Drs. Pepen Nazaruddin, M.Si, QGIA; serta Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI, Siti Nugraha Mauludiah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan oleh KSrelief ini merupakan bagian dari program tahunan yang sudah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. "Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam di dunia, khususnya umat Islam di Indonesia. Pada bulan ini, secara rutin BAZNAS menerima bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre untuk disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Penyaluran bantuan ini merupakan program tahun ke-3," ujar Kiai Noor. Ia juga menekankan bahwa bantuan berupa paket pangan seberat 29 kg per keluarga ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan. "Dengan menyebarkan paket-paket bantuan kepada 7.911 keluarga, kita tidak hanya memberikan makanan atau barang-barang pokok semata, tetapi kita juga memberikan harapan, cinta, dan kehangatan dalam setiap paketnya," ujar dia. Kiai Noor berharap kerja sama antara BAZNAS dan KSrelief dapat semakin diperluas, tidak hanya dalam bidang kemanusiaan, tetapi juga di sektor ekonomi, pendidikan, dan lainnya. "BAZNAS siap untuk meningkatkan kerja sama yang lebih luas dengan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre di segala bidang, tidak hanya dalam kemanusiaan saja, tetapi juga ekonomi, pendidikan, dan lain-lain," kata dia. Sebagai bentuk apresiasi, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat Indonesia. "Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kami kepada Kerajaan Saudi Arabia, khususnya King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre. Semoga Allah selalu menjaga Raja Salman, Kerajaan Saudi Arabia, dan seluruh penduduknya. Amin," ucap Kiai Noor. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program ini. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari arahan langsung Raja Salman bin Abdulaziz dan Pangeran Muhammad bin Salman. "Bantuan kemanusiaan ini merupakan arahan dan instruksi langsung dari yang mulia Raja Salman bin Abdul Aziz dan Pangeran Muhammed bin Salman dengan berkoordinasi melalui BAZNAS. Ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat muslim Indonesia khususnya, dan masyarakat muslim dunia secara umum," kata dia. Ia menambahkan bahwa bantuan ini mencerminkan peran aktif Kerajaan Arab Saudi dalam aksi kemanusiaan. "Bantuan ini merupakan bukti nyata peran yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi dalam masalah kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat diterima oleh masyarakat muslim Indonesia yang membutuhkan sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, dan semoga kedua bangsa ini terus diberikan kemajuan dan kemakmuran," ucap dia. Turut hadir dalam acara ini Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, Achmad Sudrajat, Lc, M.A, CFRM; Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc; serta Deputi II BAZNAS RI, M. Arifin Purwakananta dan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.
BERITA24/02/2025 | Kontributor: Amat Setiawan Editor: YMK
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief bagi Warga Kampung Pemulung di Pondok Labu
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief bagi Warga Kampung Pemulung di Pondok Labu
Sebanyak 7.911 paket bantuan pangan yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI merupakan bantuan paket pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Pemulung Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Bantuan yang didanai oleh KSrelief ini berisi berbagai bahan pangan pokok, seperti beras, minyak goreng, mie instan, kecap manis, saus, garam, sarden, dan gula. Bantuan ini akan disalurkan ke empat provinsi, yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin antara BAZNAS dan KSrelief. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KSrelief atas kepeduliannya terhadap masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan, saat kebutuhan pangan meningkat. BAZNAS berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat sasaran, salah satunya bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu, Cilandak,” ujarnya. Kiai Noor menambahkan bahwa pendistribusian bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri. "Bantuan dari KSrelief ini merupakan bukti nyata solidaritas internasional dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadhan. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat," jelas Kiai Noor. "Dengan adanya dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Kiai Noor mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk turut berbagi kepada mereka yang membutuhkan. "Langkah kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Kiai Noor. "Bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan,” lanjutnya. Masyarakat penerima manfaat di Kampung Pemulung Pondok Labu menyambut baik bantuan tersebut. Inem (60), seorang penjual keripik singkong, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan sembako yang diterimanya. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk persiapan sahur dan buka puasa Ramadhan nanti," ujar Inem. "Terima kasih kepada Raja Salman dan BAZNAS, semoga bantuan ini membawa berkah bagi semua," tambahnya. King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) merupakan lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Sejak berdiri, KSrelief telah memberikan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
BERITA22/02/2025 | Kontributor : NOVA Editor : AYU
BAZNAS Kota Bogor Gelar Vaksinasi Influenza untuk imam, marbot dan petugas masjid
BAZNAS Kota Bogor Gelar Vaksinasi Influenza untuk imam, marbot dan petugas masjid
Bogor, [21/02/2025] - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor menggelar vaksinasi influenza untuk Imam, marbot dan petugas masjid Kota Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesehatan marbot menjelang bulan suci ramadhan, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit influenza. Vaksinasi influenza ini dilaksanakan di aula kantor BAZNAS Kota Bogor. Kegiatan ini bekerja sama dengan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) dengan tujuan untuk melindungi kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh imam, marbot dan petugas masjid, serta mencegah risiko penyakit menular. "alhamdulillah hari ini kami melaksanakan program vaksin influenza gratis, sesuai harapan target kami 50 orang marbot masjid, Kami berharap vaksinasi influenza ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit influenza," kata Moh Nurdat Ilhamsyah, S.Pd, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bogor. Vaksinasi influenza ini diberikan secara gratis kepada marbot masjid yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. BAZNAS Kota Bogor juga menyediakan fasilitas kesehatan lainnya, seperti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.
BERITA21/02/2025 | Admin
BAZNAS Kota Bogor Siapkan relawan terbaik untuk Ramadhan 1446H
BAZNAS Kota Bogor Siapkan relawan terbaik untuk Ramadhan 1446H
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor terus memperkuat perannya dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) selama bulan suci Ramadhan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Duta Zakat Ramadhan 1446 H, yang bertujuan merekrut relawan zakat terbaik untuk mendukung berbagai kegiatan Penghimpunan, Pendistribusian dan edukasi zakat di masyarakat. BAZNAS Kota Bogor menggelar sesi wawancara bagi para calon Duta Zakat Ramadhan di Plaza Masjid Raya, areal Kantor BAZNAS Kota Bogor. Puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, aktivis sosial, hingga santri, mengikuti proses seleksi yang mencakup aspek pemahaman zakat, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi. Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla, S. Ag, ME menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk mengoptimalkan Penghimpunan Pengumpulan ZIS dan membantu distribusi zakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. "Kami ingin memastikan bahwa para Duta Zakat Ramadhan adalah mereka yang memiliki semangat kepedulian sosial tinggi dan mampu menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengedukasi masyarakat. Oleh karena itu, seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan wawancara ini," ujarnya. Selain wawancara, para peserta nantinya akan mendapatkan pelatihan intensif sebelum resmi diangkat sebagai Duta Zakat Ramadhan. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik layanan zakat BAZNAS Kota Bogor untuk membantu penerimaan dan pendistribusian zakat fitrah, zakat maal, serta infaq dan sedekah dari masyarakat. "Dengan adanya program ini, BAZNAS Kota Bogor berharap dapat meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat secara lebih optimal, sekaligus menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap kesejahteraan umat melalui gerakan zakat" Pungkasnya #CahayaZakat #DutaZakatRamadhan #BAZNASKotaBogor #RamadhanBerbagi
BERITA20/02/2025 | Admin
Dibantu BAZNAS, Mbah Maryono Berjuang Hasilkan Domba Kurban Berkualitas
Dibantu BAZNAS, Mbah Maryono Berjuang Hasilkan Domba Kurban Berkualitas
Semangat tak mengenal usia bagi Mbah Maryono, anggota Kelompok Ternak Berkah Cerme binaan BAZNAS di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa' Yogyakarta (DIY). Meski telah lanjut usia, beliau tetap gigih merawat ternaknya. Setiap hari, Mbah Maryono berjalan kaki selama 30 menit untuk mencari rumput atau ngarit karena tidak bisa mengendarai sepeda motor. Dedikasi ini menunjukkan betapa besarnya tekadnya dalam mengelola ternak demi keberlangsungan hidupnya. Saat ini, Mbah Maryono memelihara tujuh ekor domba yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk domba bakalan jantan yang ia harapkan bisa memenuhi standar kurban BAZNAS. “Saya berharap nanti tiga ekor domba jantan bisa masuk spek kurban BAZNAS, supaya bisa saya tukar dengan indukan yang lebih besar dan prospek untuk dikawinkan dengan pejantan doorper,” ujar Mbah Maryono dengan penuh harap. Program Balai Ternak BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi, tetapi juga membina mereka agar dapat menghasilkan ternak berkualitas untuk kebutuhan kurban. Dengan pendampingan intensif, diharapkan para peternak binaan seperti Mbah Maryono dapat terus berkembang dan memperoleh manfaat lebih besar dari usaha ternaknya.
BERITA18/02/2025 | Kontributor: Fikri Editor: YMK
BAZNAS RI dan RS Palestina Sepakati Bantuan Kesehatan Senilai Rp2 Miliar
BAZNAS RI dan RS Palestina Sepakati Bantuan Kesehatan Senilai Rp2 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rumah Sakit Palestina/Palestine Red Crescent Society (PRCS) di Mesir untuk penyaluran bantuan kemanusiaan senilai Rp2 miliar guna mendukung layanan kesehatan bagi masyarakat Palestina. PRCS merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki peran penting dalam menyediakan layanan medis, bantuan darurat, dan ambulans bagi warga di Tepi Barat serta Jalur Gaza. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di kantor PRCS di Kairo, Mesir, sebagai wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan fasilitas kesehatan bagi warga Palestina yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Ketua Satgas Palestina M. Iman Damara, serta Direktur RS Palestina Kairo Muhammad Ramadhan. Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, Lc, MA., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari solidaritas umat Islam Indonesia dalam membantu masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. "BAZNAS RI terus berusaha hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Palestina. Program ini merupakan bagian dari Program Membasuh Luka Palestina, yang menyalurkan bantuan alat kesehatan guna meningkatkan fasilitas RS Palestina di Mesir," ujar Subhan dalam pernyataan tertulis di Kairo, Mesir, baru-baru ini. Subhan menjelaskan bahwa bantuan yang akan disalurkan tahun 2025 mencakup Peningkatan Lab Departemen dan Bedah Laparoskopi RS Palestina di Mesir. Bantuan tersebut berupa Penyediaan Sistem Endoskopi, Alat Analisa Kimia, Kulkas Bank Darah, Lemari Penyimpanan, Freezer Plasma, serta alat tes Hemoglobin A1HBC. "Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan layanan medis bagi warga Palestina yang berada di Mesir, terutama mereka yang terdampak konflik," ujar dia. Lebih lanjut, Subhan Cholid menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada bantuan alat kesehatan, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang BAZNAS dalam memperkuat diplomasi kemanusiaan melalui zakat. "Kami percaya zakat memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas global. BAZNAS RI akan terus mengembangkan program kemanusiaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun internasional. Semoga bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemanusiaan dunia," kata dia. Sementara itu, Direktur RS Palestina Kairo, Muhammad Ramadhan, menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. "Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas bantuan ini. Alat-alat kesehatan yang akan diterima tentunya akan sangat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi pasien kami, terutama mereka yang terdampak konflik," ucap dia. Bantuan ini merupakan kelanjutan dari BAZNAS International Forum (BIF) yang dilaksanakan pada November 2024, yang menegaskan peran aktif BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Ke depan, BAZNAS akan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.
BERITA17/02/2025 | Kontributor: Yasyfa Editor: YMK
BAZNAS Ajak Masyarakat Berzakat Lewat Lembaga Resmi
BAZNAS Ajak Masyarakat Berzakat Lewat Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi, agar zakat tersebut bisa tersalurkan dengan aman dan terpercaya kepada mereka yang membutuhkan. Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D saat Pengajian Sabtu Pagi bertema Shadaqah Menjadi Lifestyle yang dihelat secara daring baru-baru ini. “Salah satu cara untuk tetap memberikan zakat secara langsung adalah dengan membayar zakat kepada lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan meminta mereka untuk menyalurkannya kepada penerima yang khusus,” ujar Prof Nadra. Menurut Prof Nadra, zakat adalah kewajiban yang ditetapkan bagi individu yang memiliki kelebihan harta. Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga memperkuat rasa solidaritas dalam masyarakat. “Cara bersedekah yang baik adalah dengan memberikan yang terbaik dari yang kita miliki, baik itu dalam bentuk materi maupun non-materi. Ini juga termasuk memberikan makanan yang kita sendiri sukai kepada orang lain, bukan hanya sisa-sisa,” ucap Prof Nadra. Dia menjelaskan, membayar zakat secara teratur membantu membersihkan harta dan mensucikan jiwa, serta membangun rasa solidaritas sosial dengan membantu mereka yang membutuhkan. “Ulama seperti Imam Alai mengelola kekayaannya dengan cara yang dermawan, sering membagikan harta mereka kepada yang membutuhkan, sehingga tidak pernah mencapai haul untuk zakat,” kata Prof Nadra. Ia mencontohkan, kedermawanan Nabi Muhammad istimewa karena dilakukan tanpa pamrih dan konsisten, terutama di bulan Ramadhan, di mana beliau tidak hanya berbagi makanan, tetapi juga menyebarkan kasih sayang kepada semua orang, termasuk yang paling membutuhkan. “Kita bisa meniru kedermawanan Ali bin Abi Thalib dengan memperutamakan keperluan orang lain di atas diri kita sendiri, memberikan apa yang kita miliki untuk membantu orang yang membutuhkan, serta memiliki komitmen untuk berbagi tanpa mengharapkan imbalan,” katanya.
BERITA16/02/2025 | Kontributor : Lulu Fatimah Editor : MAS
BAZNAS Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik Melalui Peternakan Domba Kurban
BAZNAS Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik Melalui Peternakan Domba Kurban
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program pemberdayaan ekonomi, salah satunya di sektor peternakan. Peternak binaan BAZNAS di Desa Belendung, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, menjalankan perawatan domba kurban dengan standar profesional demi memastikan kualitas terbaik bagi hewan yang akan dikurbankan. Salah satu perawatan yang rutin dilakukan adalah mencukur bulu domba guna mencegah serangan kutu dan penyakit yang dapat menurunkan kualitas ternak. Kegiatan ini tidak hanya menjamin kesehatan hewan kurban tetapi juga menjadi bukti nyata bagaimana BAZNAS memberdayakan masyarakat miskin melalui sektor peternakan. Para peternak mustahik yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mengelola ternak kini mendapatkan pendampingan, pelatihan, serta akses ke pasar yang lebih luas. Dengan demikian, mereka tidak hanya memperoleh manfaat ekonomi dari hasil ternak, tetapi juga mengalami peningkatan keterampilan dan kesejahteraan hidup secara berkelanjutan. Melalui program peternakan ini, BAZNAS berkomitmen untuk memastikan bahwa domba kurban yang dihasilkan memenuhi standar syariat Islam serta kesehatan yang optimal. Keberhasilan peternak binaan di Subang menjadi contoh bagaimana zakat yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak besar bagi para mustahik, membantu mereka keluar dari garis kemiskinan, dan menjadi lebih mandiri. Dengan dukungan umat Islam melalui pembayaran zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS dapat terus memperluas manfaat program pemberdayaan ekonomi, termasuk di bidang peternakan. Program ini tidak hanya membantu mustahik dalam jangka pendek tetapi juga membangun kemandirian ekonomi umat, sejalan dengan prinsip Islam dalam menyejahterakan sesama.
BERITA13/02/2025 | Kontributor: Raeihan Ramadhan Editor: Nov
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Badan Wakaf Indonesia (BWI) bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar acara Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024 beberapa waktu lalu di Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045” dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam berwakaf dan berzakat. Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, menyebut bahwa acara ini merupakan inovasi penting untuk memperkenalkan literasi wakaf dan zakat secara kreatif. Menurutnya, melalui kolaborasi lintas lembaga, kesadaran masyarakat akan meningkat dan memperkuat ekosistem wakaf dan zakat di Indonesia. “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Waqf Run 2024. Selain menjaga kesehatan, acara ini menjadi momen berbagi keberkahan melalui wakaf dan zakat,” ujar Prof. Kamaruddin. Ia juga menargetkan partisipasi hingga 1.500 peserta dari berbagai kalangan, dengan harapan kegiatan ini dapat mendukung literasi digital melalui aplikasi Satu Wakaf. Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa wakaf dan zakat adalah solusi untuk pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap acara ini dapat menjadi cara menyenangkan untuk berkontribusi, sembari memperkuat solidaritas sosial. “Saatnya kita menjadikan wakaf dan zakat bagian dari kehidupan umat,” katanya. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, MA, menyebut Waqf Run 2024 sebagai langkah nyata dalam memasyarakatkan wakaf dan zakat. Dengan kontribusi pendaftaran sebesar Rp150.000, termasuk wakaf minimal Rp50.000, peserta dapat berolahraga sekaligus berbagi keberkahan. Acara ini akan dimeriahkan dengan hiburan musik, permainan interaktif, dan kegiatan lainnya, serta melibatkan berbagai lembaga seperti BWI, BAZNAS, Kemenkeu, OJK, Bank Indonesia, dan ATR/BPN. Mari jadikan Waqf Run 2024 sebagai langkah bersama menuju Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan berkeadilan! Daftarkan diri Anda sekarang dan turutlah mewujudkan Indonesia Emas 2045! Kontributor : Naya editor : Novan
BERITA12/02/2025 | Humas
Ketua MPR RI Salurkan Bantuan Rp250 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi 
Ketua MPR RI Salurkan Bantuan Rp250 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi 
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp250 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan secara simbolis dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut, hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, Rahmat Mirzani Djausal, serta Ketua Umum Asosiasi Peternakan Pelindung Sapi Indonesia (APPSI) H. Dadang. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. Noor Achmad MA mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan H. Ahmad Muzani yang kembali memberikan donasi melalui BAZNAS. Ia menyebut bahwa ini merupakan kali ketiga Ahmad Muzani menyalurkan bantuan melalui lembaga tersebut, setelah sebelumnya mendukung korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Donasi ini akan disalurkan melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang dikenal andal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, baik di dalam maupun luar negeri. "BTB adalah program BAZNAS yang memiliki ketangguhan teruji, sering bekerja sama dengan BNPB. BTB selalu hadir dalam setiap bencana. Dan Insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya," pungkas Kiai Noor. Ketua BAZNAS menyatakan bahwa dana ini akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit di wilayah terdampak, serta menyediakan hunian sementara atau tetap bagi korban bencana. Selain itu, penyerahan bantuan ini sekaligus menandai dimulainya penggalangan dana resmi oleh BAZNAS untuk bencana Gunung Lewotobi. Kiai Noor berharap inisiatif ini mendorong partisipasi masyarakat luas untuk ikut membantu. Dalam sambutannya, Ahmad Muzani memuji BAZNAS sebagai lembaga terpercaya yang mampu mengelola bantuan kemanusiaan dengan baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta memberikan dukungan kepada korban bencana melalui infak dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS. "Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan," ucap Ahmad Muzani. Ahmad Muzani menyebut bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari hasil penjualan sapi. Ia berharap kontribusi ini dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat potensi nilai ekonomi yang dapat disalurkan menjadi manfaat bagi sesama melalui lembaga yang amanah seperti BAZNAS. "Semua bantuan yang kami berikan bersumber dari hasil penjualan sapi. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat bahwa sapi memiliki nilai yang tinggi, dan melalui BAZNAS, hasil tersebut dapat disalurkan menjadi amal yang bermanfaat. Kami percaya BAZNAS adalah lembaga yang amanah, sehingga kita semua dapat menitipkan amal terbaik untuk membantu mereka yang membutuhkan," jelasnya. Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa gotong royong adalah kunci membantu saudara-saudara kita di masa sulit. Dengan bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang terdampak bencana, tutupnya.
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Selenggarakan Forum Internasional, Galang Sinergi Kemanusiaan Global Bagi Palestina
BAZNAS Selenggarakan Forum Internasional, Galang Sinergi Kemanusiaan Global Bagi Palestina
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia mengadakan BAZNAS International Forum (BIF), sebuah inisiatif strategis untuk memperluas jaringan kerja sama internasional dan memperkokoh solidaritas kemanusiaan global, khususnya dalam mendukung Palestina. Forum ini bertujuan untuk mempertemukan berbagai organisasi kemanusiaan dari berbagai belahan dunia dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan mendiskusikan langkah-langkah konkret untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terus berlanjut. Acara yang dilaksanakan pada beberapa waktu lalu ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, bersama dengan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta. Selain itu, forum ini turut melibatkan sejumlah mitra kemanusiaan internasional yang berpengaruh, seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC, yang semuanya memiliki komitmen besar dalam mendukung upaya kemanusiaan untuk Palestina. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa forum ini merupakan langkah penting dalam memperluas aliansi kerja sama global untuk mendukung Palestina dan memperkuat peran BAZNAS dalam upaya kemanusiaan internasional. “Melalui forum ini, kami berupaya menjalin lebih banyak kemitraan strategis dengan berbagai lembaga internasional, sehingga bisa memperluas ruang bagi donatur dan mitra internasional untuk berkontribusi secara langsung dalam membantu Palestina,” ujar Prof. Noor. Lebih lanjut, Prof. Noor menegaskan bahwa forum ini akan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami isu-isu kemanusiaan yang tengah dihadapi oleh Palestina dan negara-negara lainnya yang membutuhkan bantuan. BAZNAS, sebagai lembaga yang memiliki pengalaman dan jaringan internasional, berharap dapat memainkan peran penting dalam menjembatani kolaborasi antara negara-negara dan lembaga kemanusiaan di seluruh dunia. Forum ini juga akan memfokuskan diskusinya pada agenda kerja sama antara BAZNAS dan Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), yang diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengentasan krisis kemanusiaan. Sekretaris Utama BAZNAS, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA, menyatakan bahwa forum ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi BAZNAS di dunia internasional. “Kami berharap forum ini tidak hanya memperkuat kerja sama dengan mitra global, tetapi juga mengoptimalkan kontribusi kami dalam mendukung Palestina dan mengatasi masalah kemanusiaan yang mendalam,” jelas Dr. Muchlis. Ia menambahkan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional dan lembaga amal besar lainnya, guna memastikan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat terwujud secara nyata, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. “Kami yakin, dengan kolaborasi yang lebih luas, kita dapat memberikan bantuan yang lebih efektif dan mendalam bagi mereka yang membutuhkan di Palestina dan di berbagai belahan dunia,” ujarnya. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran dan aksi global terhadap isu kemanusiaan, BAZNAS International Forum ini diharapkan akan menjadi platform untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jaringan, serta memfasilitasi kerjasama yang lebih terstruktur antara berbagai aktor internasional. Forum ini juga bertujuan untuk mengembangkan solusi inovatif dalam membantu mereka yang terdampak oleh krisis kemanusiaan, khususnya di Palestina. “Dengan adanya forum ini, kami berharap BAZNAS dapat memperkuat peran Indonesia sebagai negara yang peduli terhadap perdamaian dan kemanusiaan. Kami bertekad untuk terus berperan aktif dalam mendukung Palestina dan menciptakan dunia yang lebih adil dan damai,” tutup Dr. Muchlis. Melalui BAZNAS International Forum, BAZNAS berharap dapat memperkuat kedudukannya sebagai aktor utama dalam solidaritas internasional dan mendorong lebih banyak lembaga serta individu untuk bergabung dalam misi kemanusiaan yang lebih luas dan berdampak. Kontributor : Fikri Pratama editor : Mutaqin
BERITA12/02/2025 | Humas
Dukungan untuk Gaza Terus Mengalir, BAZNAS RI Ajak Masyarakat Perkuat Bantuan
Dukungan untuk Gaza Terus Mengalir, BAZNAS RI Ajak Masyarakat Perkuat Bantuan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia menegaskan komitmennya untuk membantu pemulihan Gaza. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS mengungkapkan bahwa bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan mencapai Rp120 miliar, dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 407.350 warga Palestina dan masih bertambah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam rapat koordinasi khusus yang digelar di Jakarta baru-baru ini menyampaikan bahwa dukungan Indonesia untuk Palestina memiliki dampak yang besar di mata dunia. "Ini membuktikan bahwa Indonesia hadir di Palestina, Indonesia hadir di Gaza. Secara politis, kekuatan umat Islam di Indonesia cukup besar di mata internasional," ujarnya. Meski jumlah bantuan dari masyarakat Indonesia tidak sebesar beberapa negara Arab, Kiai Noor menegaskan bahwa kehadiran umat Islam Indonesia tetap sangat dibutuhkan. “ Mungkin kita kalah dengan negara-negara Arab dalam membangun Gaza, tetapi kekuatan umat Islam Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palestina, artinya kekuatan umat Islam Indonesia sangat berpengaruh," katanya. Ia juga menanggapi isu mengenai rencana pemindahan warga Gaza yang pernah disampaikan oleh Presiden AS. “ Maka kehadiran semua negara, termasuk juga Indonesia ini sangat penting dalam rangka untuk membuktikan Gaza tidak dibiarkan oleh umat Islam Indonesia dan umat-umat yang lain di seluruh dunia, karena saya yakin umat non-muslim pun banyak yang peduli terhadap nasib Gaza," tuturnya. Selain itu, ia menyoroti rencana Malaysia dalam membangun sejumlah fasilitas publik di Gaza, yang sejalan dengan rencana BAZNAS RI. “ Saya dengar Malaysia juga akan membantu Gaza. Malaysia melalui perdana menterinya Prof. Dr. Anwar Ibrahim menyampaikan akan membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid persis yang kita cita-citakan. Nilai nominalnya sekitar Rp400 miliar, kira-kira sama dengan yang kita cita-citakan," kata Kiai Noor. Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI, KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, menegaskan bahwa momen pascaperang harus dimanfaatkan untuk membangun kembali Gaza. “ Kami menyambut kondisi pascaperang ini, maka kita melakukan koordinasi strategi bersama pemerintah Indonesia, karena suasananya berbeda, kalau masih perang kita tidak bisa berbuat apa-apa. Gencatan senjata ini harus kita manfaatkan untuk membangun kawasan Indonesia di Gaza," katanya. Ia pun berharap upaya bersama ini dapat berjalan dengan lancar. “ Karena itu kita semua berkumpul di bulan yang baik ini, bulan Syakban, semoga niat baik yang kita lakukan Allah mudahkan dan Allah kasih kita kesempatan untuk bersama-sama ke Gaza. Kita berharap rencana pembangunan bisa berjalan dengan lancar," tambahnya. Kontributor : Najwa Najihah Editor : pu3
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Terima Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis yang Mengesankan
BAZNAS RI Terima Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis yang Mengesankan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dianugerahi Elshinta Award 2025 sebagai Outstanding Business Collaboration atas kontribusinya dalam memberikan perspektif dan bekerja sama dengan siaran Radio Elshinta. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di Gedung Antara Heritage Center, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang telah menjadi mitra penting bagi BAZNAS dalam menyebarkan literasi dan komunikasi mengenai zakat kepada masyarakat. “Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor. Dia berharap Radio Elshinta terus berkomitmen untuk menyiarkan informasi edukatif mengenai zakat kepada publik dan mempertahankan kerja sama dengan BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh masyarakat. “BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya. Kiai Noor juga mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah sering kali menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini tak lepas dari komitmen BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang konsisten menjalankan prinsip "3A", yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Kontibuor : Naya Editor : nov
BERITA12/02/2025 | Humas
Dukungan Komisi VIII DPR RI untuk Peningkatan Penghimpunan ZIS-DSKL 2025, Kinerja BAZNAS Dapat Apresiasi
Dukungan Komisi VIII DPR RI untuk Peningkatan Penghimpunan ZIS-DSKL 2025, Kinerja BAZNAS Dapat Apresiasi
Komisi VIII DPR RI menyatakan dukungannya terhadap upaya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mencapai target penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) untuk tahun 2025. Acara yang berlangsung pada beberapa waktu lalu di Komplek Senayan, Jakarta, tersebut juga menjadi forum evaluasi capaian BAZNAS tahun 2024 bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI). Yang dihari oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., serta para perwakilan fraksi Komisi VIII DPR RI. " Komisi VIII DPR RI mengapresiasi capaian dan target kinerja tahun 2024 dan selanjutnya mendesak pada Badan Amil Zakat Nasional untuk mencapai target capaian pengumpulan ZIS-DSKL tahun 2025,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid, saat membacakan rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP). Dalam kesempatan itu, Abdul Wachid menekankan pentingnya penyusunan proyeksi nasional untuk tahun 2025, dengan target sebesar Rp13.335.447.759.280,- untuk pengumpulan dalam neraca dan Rp38.728.180.331.998,- di luar neraca, sehingga total proyeksi mencapai Rp50.063.628.901.276,-. Ia juga mengimbau agar BAZNAS memastikan pelaksanaan program prioritas yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan. " Program prioritas BAZNAS tahun 2025 antara lain penguatan layanan kesehatan di 34 provinsi, BAZNAS microfinance, kampung zakat, santripreneur, beasiswa BAZNAS, Zchicken, Zmart, rumah layak huni, pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana, “ ungkap Abdul Wachid Ia juga menambahkan pentingnya pemetaan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi zakat demi mendukung program prioritas dan kegiatan kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, juga memberikan apresiasi atas program penyaluran BAZNAS RI yang dinilai tepat sasaran. Menurutnya, berbagai laporan menunjukkan bahwa program BAZNAS telah berhasil menyasar lebih dari satu juta masyarakat Yang lebih membutuhkan di berbagai kabupaten, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan. “Di berbagai kabupaten sudah menunjukkan kinerja BAZNAS dan sebagian besar sudah menyasar masyarakat miskin. Dari laporan yang kami terima, sudah menyasar lebih dari satu juta masyarakat miskin dan membantu mengurangi angka kemiskinan kita,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan rasa syukur atas capaian penghimpunan ZIS-DSKL tahun 2024, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak terutama kalangan menengah ke bawah. “Alhamdulillah capaian BAZNAS di tahun 2024 mendapat apresiasi dari Komisi VIII DPR dan mereka akan mendukung apa yang dilakukan BAZNAS di tahun 2025,” kata Kiai Noor. “ Dan yang tak kalah penting adalah tadi ada keputusan, mudah-mudahan nanti bisa dilaksanakan bersama yaitu amil-amil zakat di lingkungan BAZNAS adalah amil zakat negara. Dengan demikian negara hadir dalam rangka untuk memperkuat zakat, infak, sedekah, untuk pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat,” tambahnya. Dan Acara tersebut dapat dihadiri oleh sejumlah pimpinan BAZNAS RI, seperti Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, Prof Dr H. Zainulbahar Noor, SE, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, Deputi I H. Arifin Purwakananta, Pimpinan Bidang Teknologi dan Informasi Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman, M.S, M.Sc, Ph.D, Pimpinan Bidang SDM, Keuangan dan Umum Kol. Caj. (Purn) Nur Chamdani, Deputi II BAZNAS RI Dr HM Imdadun Rahmat, M.Si, Sekretaris BAZNAS RI Subhan Cholid, Lc, MA, serta jajaran lainnya. Kontributor : Najwa Najihah Editor : nov
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Tetap Unggul dengan Sertifikasi ISO dan Komitmen Penerapan Prinsip 3A
BAZNAS RI Tetap Unggul dengan Sertifikasi ISO dan Komitmen Penerapan Prinsip 3A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan kiprahnya dengan mempertahankan dua sertifikasi penting, yakni ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Sertifikasi ini diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia dan menjadi bukti nyata penerapan prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pada beberapa waktu lalu, upacara penyerahan sertifikat berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Yang dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, bersama pimpinan lainnya dan perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno beserta timnya. "Kami merasa bersyukur karena BAZNAS RI dapat terus mempertahankan standar ISO setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan dedikasi kami dalam memastikan manajemen internal selalu dalam pengawasan ketat dan terus berkembang,” ujar Ketua BAZNAS RI Kiai Noor menegaskan komitmen lembaga sebagai pengelola zakat nasional untuk selalu menyempurnakan sistem manajemen sesuai standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Menurutnya, penerapan standar internasional tersebut penting agar pengelolaan zakat berjalan efektif, efisien, dan dapat dipercaya oleh seluruh muzaki. " Sistem Mutu ISO 9001:2015 membantu mengarahkan dan mengendalikan operasional kami sehingga kualitas layanan yang diberikan sesuai dengan persyaratan dan regulasi yang berlaku, “tambahnya. Sementara itu, terkait sertifikasi anti penyuapan, Kiai Noor juga menjelaskan " Sertifikasi ISO 37001:2016 kami peroleh setelah audit resertifikasi menyeluruh yang mencakup layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, pendistribusian, dan layanan pendukung, yang dilaksanakan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia yang berkantor pusat di Denpasar, Bali.” Ucapnya Kiai Noor juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran pimpinan, para amilin dan amilat, serta pihak terkait atas kerjasama yang solid dalam mempertahankan kedua sertifikat ISO tersebut. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor SE, Mec, dari Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan BAZNAS RI, menambahkan, Pencapaian sertifikasi ini semakin memacu semangat kami untuk terus berinovasi dalam pengelolaan ZIS di seluruh unit kerja, serta menegaskan bahwa manajemen kami telah memenuhi standar internasional yang berlaku. “ Prestasi ini juga merupakan penguatan BAZNAS RI dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang mengikuti standar internasional di seluruh unit kerja BAZNAS," katanya. Kemudian, dari pihak PT Garuda Sertifikasi Indonesia, perwakilan Eko Sutrisno pun menyampaikan pujiannya " Selamat kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan kedua sertifikat ISO ini. Keberhasilan tersebut mencerminkan kepercayaan publik yang terjaga, sekaligus menjadi contoh bagi LAZ di Indonesia maupun kawasan regional. Semoga pencapaian ini dapat menjangkau BAZNAS Daerah agar transparansi dan akuntabilitas semakin terjaga. “ Untuk informasi, BAZNAS RI pertama kali meraih sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2018 dengan nomor QS 3354 dari Badan Sertifikasi WQA-APAC. Selanjutnya, pada periode 2017–2022, lembaga ini memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 versi terbaru, dan sejak 2023 hingga saat ini, sertifikasi diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Sedangkan untuk ISO 37001:2016, BAZNAS telah menjalankan kick off SMAP sejak 2019, mendapatkan sertifikat dari PT Mutu Agung pada 2020–2022, dan sejak 2023 hingga sekarang sertifikat tersebut dikeluarkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan lingkup seluruh unit kerja. Dengan pencapaian tersebut, BAZNAS RI semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan selalu berupaya memenuhi standar internasional demi kepentingan umat. Kontributor : Najwa Najihah Editor : Nov
BERITA12/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bogor.

Lihat Daftar Rekening →