Wujudkan Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Kota Bogor Siap Sulap 50 Warung Tradisional Jadi ZMart Modern
04/02/2026 | Penulis: Admin
Latihan dasar kelompok zmart
BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor terus memperkuat komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, BAZNAS Kota Bogor menargetkan program ZMart bagi 50 pelaku usaha mikro di wilayah Kota Bogor guna meningkatkan daya saing warung tradisional di tengah gempuran ritel modern.
Program ZMart merupakan program pemberdayaan ekonomi BAZNAS yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warung milik mustahik (penerima zakat) sehingga dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui program ini, warung kecil yang semula dikelola secara sederhana akan direvitalisasi, baik dari sisi tampilan fisik, manajemen stok, hingga sistem keuangan.
Wakil ketua 2 BAZNAS Kota Bogor Hussen As Soleh , S.Ag, M.E menyatakan bahwa pemilihan 50 penerima manfaat ini dilakukan melalui proses kurasi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Kami tidak hanya memberikan modal atau sekadar mempercantik tampilan warung. Fokus utama kami adalah pendampingan. Para pemilik warung akan dibekali pelatihan manajemen ritel agar mereka bisa bersaing dengan pasar modern," ujarnya dalam sosialisasi program baru-baru ini.
Tiga Pilar Utama Program ZMart Bogor:
1. Revitalisasi Fisik: Pemberian identitas (branding) ZMart, perbaikan rak, dan penataan ruang agar lebih bersih dan menarik bagi pelanggan.
2. Dukungan Modal Kerja: Penyediaan stok barang dagangan yang berkualitas dengan harga bersaing.
3. Pendampingan Berkelanjutan: Edukasi mengenai pencatatan keuangan digital dan strategi pemasaran untuk menarik lebih banyak pembeli di sekitar lokasi.
Mendorong Digitalisasi UMKM Di era digital ini, 50 titik ZMart tersebut nantinya diharapkan mulai mengadopsi sistem pembayaran non-tunai. Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bogor untuk menjadikan Bogor sebagai Smart City yang ramah terhadap pelaku usaha kecil.
Melalui kemitraan dengan Aksesmu, BAZNAS Kota Bogor memastikan 50 pemilik warung ini mendapatkan dukungan rantai pasok (supply chain) yang mumpuni. Aksesmu hadir sebagai solusi digital untuk mengatasi kendala utama warung kecil, yaitu akses terhadap barang dagangan yang murah dan mudah.
Dengan adanya 50 titik ZMart yang tersebar di berbagai kelurahan, BAZNAS Kota Bogor berharap dapat menciptakan ekosistem ekonomi syariah yang nyata. Zakat yang disalurkan oleh para muzaki (pembayar zakat) kini bertransformasi menjadi aset produktif yang mampu mengubah mustahik menjadi muzaki di masa depan.
"Harapannya, warung-warung ini menjadi pusat ekonomi di lingkungannya masing-masing. Jika ekonomi warga dari bawah kuat, maka kemandirian umat akan lebih cepat tercapai," tutupnya.
Berita Lainnya
Peringati HUT ke-25, BAZNAS Kota Bogor Gelar Khotmil Qur’an dan Tasyakuran
Silaturahmi dan Sinergi BAZNAS Kota Bogor dan Kodim 0606 Kota Bogor
BAZNAS Kota Bogor Salurkan Daging Dam Haji 2025 kepada 1.194 Warga
BAZNAS Kota Bogor dan PDAM Tirta Pakuan Bangun Kerja Sama Bidang Pelayanan Kesehatan
Sambut Bulan Suci, RSB Kota Bogor Gelar "SELTER OJEK SEHAT" untuk Persiapan Fisik driver
Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor Titipkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera ke Baznas Kota Bogor

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
